Februari 2019, Harga Referensi CPO dan Biji Kakao Naik

Jakarta, PONTAS.ID – Harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Februari 2019 adalah 565,40 dolar AS/MT. Harga referensi tersebut menguat 62,10 dolar AS atau 12,34 persen dari periode Januari 2019 yang sebesar 503,30 dolar AS/MT.

“Saat ini harga referensi CPO tetap berada pada level di bawah USD 750/MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 0/MT untuk periode Februari 2019,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan, Senin (28/1/2019).

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

BK CPO untuk Februari 2019 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017 sebesar 0 dolar AS/MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Desember 2018 sebesar 0 dolar AS/MT.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada Februari 2019 menguat sebesar 175,70 dolar AS atau 8,06 persen, yaitu dari 2.176,88 dolar AS/MT menjadi 2.352,60 dolar AS/MT.

Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang naik 172 dolar AS atau 9,07 persen dari 1.897 dolar AS/MT pada periode bulan sebelumnya, menjadi 2.069 dolar AS/MT pada Februari 2019.

Penguatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan meningkatnya harga internasional. Peningkatan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap 5 persen. Hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017.

Untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017.

Editor: Risman Septian

Previous articleBom Waktu Sampah Plastik, Pemkot Jakut Tempuh Langkah Ini
Next articleInfrastruktur dan Kondisi Alam Jadi Modal Kesuksean Gelaran Nongsa Regatta 2019