BPOM Prioritaskan Pengembangan SDM

Jakarta, PONTAS.ID – Pengembangan sumber daya manusia (SDM) akan menjadi prioritas Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) pada 2019. SDM yang kompeten diperlukan BPOM dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Ketua BPOM Penny K Lukito mengatakan selain kompetensi jumlah SDM yang ada di BPOM saat ini masih kurang.

“Jumlah SDM saat ini (termasuk CPNS 2018) 4.850 orang. Jadi BPOM masih kekurangan SDM sebanyak 2.530 orang,” kata Penny saat pemaparan capaian BPOM pada 2018 di Gedung Wisma Antara, Jakarta, pada Selasa (15/1/2018).

Penny menjelaskan SDM sangat diperlukan dalam mendukung penguatan kelembangaan yang tengah dilakukan BPOM. Pada tahun lalu, BPOM melakukan penguatan kelembagaan dengan adanya pembentukan Deputi Bidang Penindakan, Inspektorat Utama, serta Kantor POM di 40 Kabupaten/Kota untuk memperkuat dan mendekatkan pengawasan hingga pelosok nusantara.

Disebabkan masih kurangnya SDM, Penny mengatakan pengawasan obat dan makanan tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan peran serta semua pihak.

“Karena itu, kami perlu bekerja sama sama dengan pelaku usaha, masyarakat termasuk media, dan instansi pemerintah untuk bersama mengawasi obat dan makanan dalam rangka perlindungan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Wditor: Idul HM

Previous articleDua Kasus Besar Ini Patut Dibahas dalam Debat Pilpres
Next articlePrabowo Sebut Stok Beras Hanya Untuk Tiga Minggu, Ini Kata Kementan