Ini Aspek yang Harus Dimiliki Cawagub DKI Versi Tim Penguji

Jakarta, PONTAS.ID – Tim penguji fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta, hingga saat ini masih menunggu undangan resmi dari pihak partai pengusung, yakni PKS dan Partai Gerindra, untuk melakukan tahapan seleksi.

Demikian disampaikan oleh Pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedillah Badrun, yang merupakan salah satu anggota tim fit and proper test yang diusungPKS. Dia mengaku telah menggenggam surat tugas guna menyeleksi nama-nama calon pengganti Sandiaga Salahuddin Uno.

“Kami (anggota tim fit and proper test) sifatnya mempersiapkan secara profesional, sambil menunggu agenda pertemuan full tim dari kedua kubu itu (PKS-Gerindra) ya,” kata Ubedillah kepada wartawan di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Dia mengatakan, tim seleksi melihat beberapa aspek yang mungkin bisa dijadikan syarat dalam menentukan cawagub DKI Jakarta. Apalagi, wagub sebenarnya hanya membantu gubernur. Artinya, secara regulatif para calon wakil gubernur adalah yang memahami posisi politiknya, posisi hukumnya berdampingan.

“Saya kira wakil gubernur memang memerlukan kemampuan leadership sebagai seorang wakil, kemudian mereka menguasai tugas-tugas sebagai wakil termasuk juga memang memiliki ketrampilan yang bersifat spesifik memahami Kota Jakarta terkait berbagai bidang termasuk bidang ekonomi sosial dll,” ujarnya.

Lebih lanjut Ubedillah mengatakan, bahwa proses pemilihan wagub DKI kemungkinan hanya membutuhkan proses paling lama satu pekan. Sebelumnya, PKS dan Gerindra telah menetapkan pada 25 Januari sudah ada dua nama cawagub yang kemudian akan diserahkan ke Gubernur DKI.

“Kalau perkiraan kami mungkin tidak sampai satu pekan ya, karena kalau pun full time bekerja menyeleksi 3 orang, bukan puluhan orang. Jadi dengan analisis data, track record, lalu wawancara, mungkin juga bentuknya FGD, saya kira tidak sampai sepekan bisa,” tukas dia.

Untuk diketahui, selain Ubedillah, anggota tim fit and proper test cawagub DKI yang diusulkan PKS adalah Pakar Kebijakan Publik Eko Prasodjo. Sementara dari Partai Gerindra mengusulkan Peneliti LIPI Siti Zuhro dan Wakil DPD Gerindra DKI Syarif.

Tiga kandidat cawagub DKI yang akan menjalani fit and proper test merupakan kader PKS, yakni Ahmad Syaikhu, Agung Yulianto, dan Abdurrahman Suhaimi. Dua nama yang lolos fit and proper test akan diserahkan ke Gubernur DKI, yang kemudian akan menyerahkan ke DPRD DKI untuk dipilih melalui voting.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here