Prabowo-Sandi Diberikan Award Kebohongan, Gerindra: PSI Cari Sensasi

PSI Berikan Award ke Prabowo-Sandi

Jakarta, PONTAS.ID – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan Kebohongan Award Awal Tahun 2019 kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief. Ketiga nama itu dituduh PSI sudah membuat kebohongan pada awal tahun 2019.

Menyikapi hal itu, Partai Gerindra sebagai parpol pengusung Prabowo-Sandiaga ogah menaggapi award diberikan PSI kepada paslon mereka. Pasalnya, partai pimpinan Grace Natalie Louise ini hanya cari sensai serta simpatik publik di Pemilu 2019.

“Nggak (ditanggapi) lah. Kita mau menangkan pemilu bukan bikin sensasi,” tegas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, Sabtu (5/1/2019).

Dia meminta kepada PSI untuk bertarung dengan baik dalam mendulang dukungan masyarakat. Jangan hanya, sambungnya, terus-terusan mengumbar sensasi yang tidak perlu.

Fadli juga membantah akan melaporkan aksi partai pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tersebut ke polisi. Di matanya, PSI tidak pantas untuk dilaporkan.

“Dilaporkan pun nggak pantas menurut saya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Award PSI itu diberikan kepada calon presiden Prabowo Subianto, calon wakil presiden Sandiaga Uno, dan Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief.

Ketua DPP PSI Tsamara Amany menuding capres nomor urut 02 serta Ketum Gerindra Prabowo Subianto tersebut sudah membuat kebohongan mengenai selang cuci darah untuk pasien sudah dipakai 40 kali di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Tapi pihak RSCM sudah membantah pernyataan Prabowo tersebut.

“Spesial capres Prabowo kebohongan paling lebay selang cuci darah sudah dipakai 40 kali. Sudah dibantah oleh RSCM,” kata Tsamara.

Untuk cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, dikatakan Tsamara sudah melakukan kebohongan mengenai Tol Cipali dibangun tanpa utang. Ternyata menurut Tsamara, pembangunan Tol Cipali yang dilakukan perusahaan Sandiaga ada pinjaman bank.

“Kebohongan hakiki di awal tahun baru kepada Sandiaga sebagai cawapres atas prestasi tol tanpa utang. Tol Cipali dibangun tanpa utang ternayata ada pinjaman dari bank,” tutur dia.

Selain itu, Tsamara mengatakan ada penghargaan kebohongan juga diberikan kepada politikus Partai Demokrat yang tergabung dalam koalisi Prabowo-Sandi, Andi Arief. Wasekjen Partai Demokrat itu disebut dia melakukan kebohongan isu 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos.

“Timses BPN terhalusinasi kepada Andi Arief menyebarkan 7 kontainer surat suara sudah tercoblos. KPU sudah cek ternyata tidak benar dan sudah dilaporkan. Pak Andi seharusnya membuktikan dan tidak mau, ternyata ini cuma halusinasi,” kata Tsamara.

Piagam dan piala penghargaan tersebut akan dikirim langsung menggunakan Gojek. Dua kendaraan Gojek sudah terlihat berada di depan kantor DPP PSI. Dua pengendara tersebut akan mengantar penghargaan itu ke Jalan Kertanegara dan Jalan Proklamasi.

Editor: Luki Herdian

Previous articleSoal Putus Kontrak BPJS Kesehatan-RS, DPR Minta Kemenkes Klarifikasi
Next articleIni Daftar RS yang Putus Kontrak dengan BPJS Kesehatan di Jabodetabek