Tebingtinggi, PONTAS.ID – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, menghadiri Pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan se- Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, masa khidmat 2018-2023 sekaligus membuka resmi Penataran Bilal Mayit perempuan se- Kecamatan Tebingtinggi, di Gedung Hj. Sawiyah, Kamis (6/12/2018).
Dalam sambutannya Wali Kota menegaskan kepada para camat agar nantinya menjadi mitra yang strategis untuk bersama-sama dalam rangka membangun prinsip-prinsip keumatan di kecamatan masing-masing.
“Dan setiap ada even kegiatan saya harapkan kepada camat agar MUI kecamatan diundang supaya ikut mengetahui apa saja yang dilakukan dan ikut langsung terlibat di dalamnya. Tak lupa saya ucapkan terimakasih kepada MUI Kecamatan yang baru dilantik yang bersedia menjadi pengurus,” kata Umar.
Selain itu Wali Kota juga mengingatkan agar semua pihak dapat menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah selama prose Pemilu 2019 mendatang.
“Lebih baik kita menggabungkan tenaga kita bersama-sama untuk membangun bangsa serta negara dan bukan untuk bertikai atau semacamnya. Biarlah memilih sesuai kehendak hati masing-masing, jangan menghujat, memfitnah apalagi memburuk-burukkan orang lain,” kata Umar.
Selanjutnya kepada para ibu calon bilal mayit Wali Kota mengatakan pihaknya menyiapkan sekedar uang pengganti lelah namun bukan berupa honor yang nilainya juga masih di bawah UMR/UMK.
“Kita belum mampu sesuai UMR/UMK. APBD kita kecil dan pegawai honor pun belum mencapai UMK karena keterbatasan keuangan. Dan tentunya ini menjadi kerja ikhlas untuk agama tanpa memikirkan imbalan yang insya’allah syurga bagi para ibu, pungkasnya.
Hadir dalam acara ini Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi, Ketua MUI Tebingtinggi, Ahmad Dalil Harahap, Kakan Kemenag Tebingtinggi, Ketua FKUB Tebingtinggi, para camat dan pengurus MUI se- Kota Tebingtinggi.
Penulis: Hormianna br. Purba
Editor: Hendrik JS




























