BKP Kementan Minta Anggaran Distribusi Jagung

Jakarta, PONTAS.ID – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) berencana distribusikan Jagung kepada peternak. Upaya itu dilakukan untuk memangkas biaya pengiriman jagung dari petani ke peternak sehingga harga tidak terlalu tinggi.

Kepala BKP Agung Hendriadi mengungkapkan bantuan tersebut akan mulai masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementan pada tahun depan.

“Sekarang sedang diusulkan. Mudah-mudahan disetujui,” ujar Agung di kantornya, Senin (12/11).

Secara teknis, ia menjelaskan, di dalam program itu nantinya BKP akan berperan sebagai penghubung antara petani jagung dan peternak.

Seandainya, harga jual jagung Rp5.000 per kilogram (kg) di petani, peternak cukup mengeluarkan uang dengan besaran yang sama tanpa memikirkan biaya angkut dari lokasi asal ke tujuan.

“Jadi kalau petani punya jagung Rp5.000 per kg, ada peternak mau beli, ya langsung saja. Nanti biaya distribusi kami yang tanggung,” jelasnya.

Untuk biaya pendistribusian, ia menargetkan alokasi dana sebesar Rp300 per kg jagung yang dikirimkan dari petani ke peternak.

Dana tersebut nantinya tidak akan diberikan kepada petani atau peternak, melainkan kepada perusahaan ekspedisi yang ditunjuk BKP untuk mendistribusikan jagung.

Ia optimistis skema tersebut bisa berjalan dengan baik lantaran hal serupa juga dilakukan terhadap komoditas bahan bakar minyak (BBM) yang bisa dijual satu harga hingga Papua.

“Itu kan juga masalahnya di proses distribusi. Tapi sekarang Pertamina bisa dengan subsidi silang. Kalau kami, pemerintah, kan tidak memikirkan untung rugi jadi lebih mudah,” ucapnya.

Terlebih, sambungnya, proses distribusi itu tidak akan dilakukan sepanjang tahun, melainkan hanya pada saat-saat tertentu ketika produksi sedang minim dan harga melambung tinggi saja.

“Jadi kalau harga sedang tidak tinggi ya skema ini tidak dijalankan. Januari-Februari paling harga jagung turun, tidak ada masalah lagi, kami tidak lakukan upaya itu,” tandasnya.

Editor: Idul HM

Previous articleDapat Suntikan Dana 6,4 Triliun, 2019 Merpati Airlines Siap Terbang Lagi
Next articlePPP Dorong Kadernya Buat Perda Anti Miras

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here