Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Pertanian menggelar upacara dalam rangka Hari Kemerdekaan. Upacara itu dihadiri ribuan pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Pertanian.
Dalam upacara yang dipimpin Sekjen Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro itu, sejumlah PNS Kementan mendapatkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 91/TK/Tahun 2018.
Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada pegawai dari Kementerian Pertanian sebagai bentuk penghargaan atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sebagai PNS selama 10 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun. Tanda kehormatan tersebut diharapkan bisa menjadi teladan bagi pegawai lain.
Sekjen Kementerian Pertanian Syukur Iwantoro menyampaikan bahwa Hari Kemerdekaan tidak hanya menjadi tonggak bagi sejarah bangsa Indonesia, tetapi juga tonggak bagi keberlangsungan para petani Indonesia.
“Dengan merdeka ini petani bebas merdeka untuk menanam produk mereka,” katanya saat ditemui seusai upacara di lapangan upacara Kementerian Pertanian, Jakarta, Jumat (17/8).
Ia berharap bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia ini bisa terus memacu semangat para petani untuk terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
“Setiap 17 Agustus merupakan tonggak sejarah untuk memacu semangat lagi para petani kita, termasuk pembina dan birokratnya untuk selalu profesional, meningkatkan efisiensi, produktivitas, sehingga kita bisa mandiri ke depannya,” tuturnya.
Dengan kemerdekaan yang telah diraih ini, kata Syukur, Kementan akan terus melanjutkan dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Peningkatan produktivitas tersebut, sambungnya, juga harus didorong dengan pemanfaat-an teknologi dan perbaikan distribusi hasil pertanian. Dalam pendistribusian hasil pertanian tersebut, Kementan terus bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan.
Syukur menekankan bahwa peningkatan produktivitas hasil pertanian harus diimbangi dengan meningkatnya kese-jahteraan para petani. “Meningkatkan produksi bagus, tapi bagaimana petani itu juga sejahtera dengan peningkatan produksi (hasil pertanian),” pungkasnya.
Editor: Idul HM




























