Bupati Canangkan Purworejo jadi Kota Pejuang, Ini Sebabnya

Peserta long march dan karnaval napak tilas perjuangan tentara pelajar Brigade XVII, dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun 2018, di Purworejo, Jawa Tengah, Minggu (11/11/2018)

Purworejo, PONTAS.ID – Belasan ribu warga Purworejo tumpah ruah memadati jalanan di seputaran alun-alun untuk menyambut peserta long march dan karnaval dalam rangkaian peringatan Hari Pahlawan tahun 2018, pada Minggu (11/11/2018). Acara napak tilas perjuangan tentara pelajar Brigade XVII ini merupakan puncak acara peringatan Hari Pahlawan di Purworejo.

Dalam acara ini, Bupati Purworejo, Agus Bastian bersama Ketua Umum Ganesha Muda, Dwi Wahyu Atmaji, Ketua DPRD Purworejo, Luhur Pambudi Mulyono, dan pendiri SMA Purworejo, yang selanjutnya menjadi SMAN I Purworejo, Kunto Wibisono melakukan deklarasi Purworejo sebagai Kota Pejuang.

“Kami bersyukur kegiatan yang diinisiasi alumni SMA I yang dikenal dengan sebutan Ganesha Muda ini disambut baik oleh Bupati,” kata Ketua Umum keluarga alumni SMA Negeri I Purworejo Dwi Wahyu Atmaji, di lokasi acara.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Agus Bastian mengatakan, acara ini sekaligus merayakan penganugerahan gelar pahlawan Nasional kepada Kasman Singodimedjo, yang merupakan putra Purworejo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan gelar Pahlawan Nasional pada enam tokoh di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/11/2018). Salah satunya Kasman Singodimedjo yang menghapuskan tujuh kata dalam Piagam Jakarta.

“Jumat lalu saya mendampingi keluarga Bapak Kasman Singodimedjo menerima penganugerahan gelar pahlawan Nasional dari Presiden di Istana,” kata Bupati, dalam keterangan tertulisnya, sore tadi.

Dikatakan Bupati, penganugerahan gelar tersebut merupakan hadiah terindah bagi warga Purworejo, dalam rangkaian peringatan hari pahlawan.

“Even ini baru pertama kali, dan akan dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya. Kegiatan ini akan dimasukkan dalam kalender wisata edukasi. Pemda juga akan membangun patung-patung pahlawan asal Purworejo dan ditempatkan di sejumlah lokasi,” imbuhnya.

Semangat Membangun
Bupati menambahkan, momentum ini sangat penting bagi kabupaten yang dipimpinnya untuk membangkitkan semangat membangun. Terlebih, saat ini ada dua proyek strategis yang tengah berlangsung di kabupaten tetangga sendiri Purworejo.

Di Kabupaten Kulon Progo sedang dibangun Bandara internasional, sedangkan di Magelang ada proyek pengembangan wisata Borobudur sehingga harus disikapi dengan baik sebagai peluang kebangkitan Purworejo.

“Selain itu, di Purworejo juga tengah membangun Waduk Bener, yang akan menjadi waduk terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articlePTPN III Berangkatkan 6 Karyawan Ziarah Rohani ke Jerusalem
Next articleEkpedisi Tembus Tol Trans Jawa, Rini Soemarno Tempuh 800 Km