Jakarta, PONTAS.ID – Untuk mendukung mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kini menjadi fokus utama Pemerintah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyediakan hunian yang layak berupa Rumah Susun (Rusun) Sewa bagi santri.
Dengan adanya Rusun ini diharapkan dapat mendukung lahirnya santri yang religius, nasionalis dan berakhlakul karimah sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada puncak peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Minggu malam, (21/10/2018).
“Tinggal di Rusun akan mengubah cara hidup kita. Harus banyak empati agar tinggal di Rusun juga nyaman,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, melalui keterangan tertulisnya kepada PONTAS.id, Senin (22/10/2018).
Fasilitas Lengkap
Ditambahkan Menteri Basuki, setiap kamar juga telah dilengkapi oleh tempat tidur, meja, kursi dan lemari. Selain itu fasilitas seperti air dan listrik sudah tersedia. Rusun juga telah dilengkapi prasarana sarana utilitas seperti jalan lingkungan dan drainase.
“Dengan adanya Rusun ini diharapkan menambah semangat dan memberikan kenyamanan para santri dalam proses menimba ilmu yang kelak bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Saya berharap Rusun dapat dirawat dengan baik,” pungkas Menteri Basuki
Diungkapkan Menteri Basuki, Kementerian PUPR telah membangun 27 Rusun Ponpes, diantaranya adalah Rusun di Ponpes Miftahul Huda Ciamis, Al-Hikamussalafiyah Purwakarta, Darul Arqam Garut, KHAS Kempek Cirebon, Miftahul Ulum, Miftahul Huda, Manahijul Huda dan Bina Insan Mandiri di Tasikmalaya, Al Amin di Indramayu dan Miftahul Huda di Cianjur.
Sementara pada tahun 2017 Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan sebanyak 5 Rusun Ponpes di Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya yang kini telah dihuni dan dimanfaatkan.
Sebanyak dua Rusun di bangun di Kabupaten Ciamis yakni di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna dan Pondok Pesantren Darussalam. Tiga Rusun lainnya dibangun di Kabupaten Tasikmalaya yakni di Ponpes Cipasung, Ponpes Miftahul Khoer dan Ponpes Cintawana.
Kelima Rusun yang dibangun Kementerian PUPR melalui Direktorat Rumah Susun, Ditjen Penyediaan Perumahan masing-masing merupakan bangunan 3 lantai dengan tipe kamar barak sebanyak 12 unit dengan kapasitas tampung setiap Rusun 216 santri atau total bisa menampung sebanyak 1.080 orang.
Editor: Hendrik JS




























