Mengenal Song of Victory, Pembakar Semangat Asian Para Games

Jakarta, PONTAS.ID – Song of Victory, yang diartikan sebagai Lagu Kemenangan, menurut keterangan pers dari Inapgoc, lagu yang diangkat menjadi tema Para Asian Games ini diciptakan oleh Ezra Lilipoly dan digarap ulang oleh penata musik, Denny Chasmala.

Lagu yang diisi oleh musisi kenamaan Indonesia ini antara lain Armand Maulana, Once Mekel, Vidi Aldiano, Maudy Ayunda, Zara Leola, dan Putri Ariani. Putri Ariani ialah penyanyi dengan talenta spesial, meski mengalami kebutaan total dalam kondisi ROP yaitu kelainan retina akibat lahir prematur, ia tetap ikut berkontribusi menyumbangkan suara emasnya. Putri sendiri yang baru berusia 12 tahun, juga berbakat bermain piano.

Iringan suara tari kecak pada Intro, langsung menarik perhatian, isi lirik yang sarat makna “equality”, semangat, serta mendorong penghapusan diskriminasi┬ápada penyandang disabilitas ini, diisi oleh iringan musik yang ceria dan kental akan musik-musik nusantara.

Dukungan visual dalam video official Song of Victory diambil dari rekaman khusus latihan para Atlet di Solo dan di Sutradarai oleh Tompi. Rekaman dokumenter tersebut di dikung dari YPAC Solo dan YPAC Jakarta. Menjadikannya semakin kaya konsep yang dikembangkan, untuk menampilkan semangat Atlet di Indonesia. Video yang berdurasi 3 menit ini, menampilkan berbagai elemen masyarakat dengan latar belakang disabilitas, yang terlihat semangat dan ceria.

Song of Victory dikumandangkan kali pertama secara live di pembukaan Asian Para Games pada 6 Oktober lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ada juga lagu yang ikut mensukseskan Asian Para Games ialah ” Manusia kuat” yang dibawakan oleh solois Tulus. Lagu ini masuk dalam album milik Tulus “Monokrom” pada Agustus 2016. Lagu Manusia kuat ini di yakini cocok dengan semangat perjuangan Atlet disabilitas.

Manusia kuat sebelumnya telah dibuatkan video clip, namun kembali di buat menyesuaikan dengan latar belakang Asian Para Games. Kesuksesan kedua lagu di atas juga di dukung oleh tema lagu lainnya, seperti ‘Dream High’ oleh Sheryl Sheinafia dan penyanyi tunanetra Claudia Fritska. ‘Juara’ oleh penyanyi cilik Naura dan Zizi seorang penyanyi cilik tunanetra.

Penulis : Corani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here