Unik dan Berkelas, Menpar Apresiasi Festival Pesona Moyo 2018

Sumbawa, PONTAS.ID – Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya mengapresiasi gelaran Festival Peson Moyo 2018, yang dibuka pada Sabtu (15/9/2018) kemarin dan akan berakhir pada Minggu (23/9/2018) yang akan datang.

Arief berpendapat bahwa festival ini mampu menghadirkan keseruan yang luar biasa. Dia juga mengapresiasi atraksi Barapan Kebo yang dihadirkan sebagai pembuka Festival Pesona Moyo 2018, yang masuk menjadi bagian dari 100 Wonderful Events 2018.

“Itu baru keren, beken, paten. Sajiannya unik dan berkelas. Budaya itu semakin dilestarikan semakin mensejahterakan. Festival Pesona Moyo ini buktinya. Barapan Kebo yang unik mampu menjadi atraksi wisata yang menarik wisatawan,” kata Arief, Senin (17/9/2018).

Staff Khusus Menteri Pariwisata Bidang Kebudayaan, Taufik Razen juga menilai bahwa Festival Pesona Moyo sangat tepat masuk ke 100 Wonderful Event Kemenpar tahun 2018. Pasalnya sajiannya sangat berkelas.

“Festival ini mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Interaksi langsung dengan wisatawan yang datang tentunya membuat festival ini semakin berkelas. Kemasan ini yang jarang disuguhkan di festival pariwisata lainnya,” ujar Taufik.

Taufik menambahkan, interaksi yang ada bukan sekadar memberikan hiburan bagi wisatawan. Tetapi juga sebagai media promosi yang efektif. Sebab mereka akan menceritakan ini sekembalinya mereka ke negaranya. Bahkan mereka pun akan memposting ini di media sosial mereka.

“Bayangkan efek dominonya. Turis akan semakin tertarik datang. Karena saat ini wisatawan itu berwisata bukan sekedar liburan saja, mereka berwisata mencari pengalaman. Ini harus dicontoh oleh daerah lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Area II Regional III Kemenpar, Hendry Noviardi mengatakan, sajian berkelas yang disuguhkan Festival Pesona Moyo 2018, semua mengupas tuntas kekayaan adat Sumbawa. Mulai dari Karnaval Pesisiran, pertunjukan seni tradisional seperti Sakeco, Saketa dan Bagero.

Ada juga pacuan kuda tradisional, Jelajah Alam Pulau Moyo, Ritual Melala Satu Muharam, Balap Sampan, Gebyar Pesta Jagung dan Rantok 1000 Denek, dan masih banyak yang lainnya. Hingga penutupan tanggal 23 September 2018.

“Jadi mumpung masih ada waktu, silahkan ke Festival Pesona Moyo 2018. Rasakan sensasi berbeda dari setiap suguhannya. Sekaligus memperkaya khasanah budaya kita,” ungkap dia.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here