Taufik Resmi Laporkan KPU DKI ke DKPP

Jakarta, PONTAS.ID – Perseteruan antara Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DKI Jakarta, Mohammad Taufik dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI masih terus bergulir. Kedua pihak masih bersikukuh dengan pendapatnya.

Pada hari ini, Taufik pun resmi melaporkan KPU DKI ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), lantaran tidak melaksanakan putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI yang meloloskan dirinya sebagai calon anggota lesgilatif (caleg) di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Ketua Lembaga Advokasi DPD Gerindra DKI, Yupen Hadi yang mewakili Taufik melapor ke DKPP, mengatakan bahwa KPU DKI telah melanggar kode etik karena tidak melaksanakan putusan Bawaslu. Menurutnya, tak ada alasan bagi KPU untuk menunda pelaksaan putusan itu.

“Kami melaporkan KPU DKI, para komisioner dan seluruhnya terkait tidak dilaksanakannya putusan Bawaslu DKI yang memerintahkan berkas pencalonan M Taufik dari DPD Gerindra menjadi memenuhi syarat,” kata Yupen di Kantor DKPP, Jakarta, Jumat (5/9/2018).

Menurut dia, sikap KPU DKI yang menunggu putusan uji materi Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Legislatif dari Mahkamah Agung (MA), tidak memiliki dasar hukum. Dia berharap agar DKPP tegas dan menjatuhkan sanksi etik kepada KPU DKI.

“Kami harap DKPP menjadi wasit, hadir sebagai pemberi angin segar dalam situasi yang tidak menentu ini,” ujar Yapen.

Untuk diketahui, Bawaslu DKI memerintahkan KPU DKI untuk melaksanakan putusan tersebut terhitung 3 hari kerja setelah dibacakan pada Jumat (31/8/2018). Tenggat waktu itu berakhir pada Rabu (5/9/2018) kemarin.

Namun, KPU DKI menunda untuk menjalankan putusan tersebut karena mematuhi Surat Edaran KPU RI Nomor 991 Tahun 2018, yang isinya mengatakan bahwa KPU provinsi dan kabupaten/kota diminta untuk menunda pelaksanaan putusan Bawaslu sampai keluar putusan uji materi MA terhadap Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018.

Editor: Risman Septian

Previous articleMa’ruf Amin Diharapkan Bangun Kebersamaan Umat
Next articlePolisi Diminta Tindak Tegas Pengadang UAS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here