Kementan Didesak Jelaskan Data soal Jagung

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamseot) meminta Kementerian Pertanian (Kementan) menjelaskan kepada DPR ikhwal perbedaan data produksi jagung antara Kementrian Pertanian RI dengan United States Department of Agriculture (USDA/Kementerian Pertanian Amerika Serikat).

“Saya mendorong Komisi IV DPR meminta Kementan untuk memberikan data produksi berdasarkan kajian terhadap produksi jagung di seluruh wilayah Indonesia untuk mengetahui jumlah produksi jagung yang sebenarnya dan menjelaskan kepada DPR RI terkait dengan perbedaan data produksi jagung menurut USDA,” ujar Bamseot dalam keterangan pers, Selasa (31/7/2018).

Bamsoet pun menegaskan, harus segera diagendakan rapat gabungan antara Komisi IV DPR, Komisi XI DPR dan Badan Pusat Statistik (BPS) guna mengevalusi data-data produksi tanaman pangan, terutama jagung.

“Langkah ini penting untuk memastikan jumlah produksi jagung yang sebenarnya sehingga dapat dijadikan data yang tepat dalam setiap pengambilan kebijakan terkait dengan sektor pangan, khususnya jagung,” pungkasnya.

Diketahui, sebekumnya diberitakan bahwa ada ketidaksesuaian data produksi jagung Indonesia antara Kementerian Pertanian Amerika Serikat yang menyebutkan produksi jagung Indonesia hanya 10.5 juta ton.

Sementara laporan dari Kementan RI menyebutkan produksi jagung sebanyak 27 juta ton, serta masih tingginya harga jagung dalam negeri yang mencapai Rp. 4.400 per Kg.

Previous articleDugaan Pelanggaran Perombakan Pejabat DKI, KASN Klaim Tidak Berpolitik
Next articlePresiden Jokowi: Gak Jaman Layani sertipikat Lama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here