Erupsi Merapi, BNPB Himbau Masyarakat Tak Panik

Letusan mendadak Gunung Merapi (Foto: CNN)

Jakarta, PONTAS.ID – Masyarakat dihimbau tetap tenang dan belum perlu mengungsi pasca dua letusan Gunung Merapi di Provinsi Yogyakarta, Senin (21/5).

“Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa serta mengantisipasi hujan abu di sekitar Gunung Merapi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers, hari ini.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan letusan pertama terjadi pada pukul 01.25 WIB. Sedangkan letusan freatik kedua berlangsung pada (21/5) pukul 09.38 WIB selama 6 menit.

Kegiatan pendakian Gunung Merapi, sambung Sutopo, direkomendasikan hanya sampai di Pasarbubar kecuali, untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan upaya mitigasi bencana.

Akibat letusan kecil tersebut, mucul hujan abu khususnya di wilayah barat Gunung Merapi. Hujan abu vulkanik ini juga melanda kawasan Desa Kaliurang, Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho di Magelang, mengatakan tindakan yang dilakukan BPBD pada pagi ini membagikan masker kepada anak sekolah dan masyarakat Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung.

Seperti dilansir Antara, Didik menuturkan sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada anak-anak sekolah dan masyarakat Desa Kaliurang. Dia menjelaskan aktivitas warga saat ini berjalan normal, termasuk truk penambangan sudah naik ke lokasi penambangan di Sungai Bebeng.

Selain membagikan masker, pihaknya juga melakukan sosialisasi agar masyarakat tetap tenang pascaletusan freatik Gunung Merapi yang wilayahnya meliputi sejumlah kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu.

Ia mengatakan tidak ada evakuasi warga dan aktivitas warga berjalan normal, termasuk anak sekolah tetap masuk sekolah. Saat ini hujan abu relatif tipis, yang bahkan kemungkinan tinggal sisa-sisanya.

Menurut PVMBG, saat ini hujan masih terjadi di seputar Gunung Merapi, sehingga masyarakat perlu waspada terhadap ancaman bahaya lahar.

Editor: Idul HM

Previous articleKewenangan Kartu Imunisasi Bukan Syarat Masuk SD Ada di Anies
Next articleSaatnya Masuki Era Exponential Leader

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here