PIBI Meningkatkan Kompetensi Marketing Pelaku Startup

PIBI Ikopin dan Digital Youthpreneur Bangun UKM Online

Jakarta, PONTAS.ID – Setelah sukses menyelenggarakan Seminar Digital Marketing Bagi Pengusaha Start Up pada awal Januari 2018 yang lalu, kini Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) optimis menggandeng komunitas anak muda yang terhimpun dalam Digital Youthpreneur. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya PIBI untuk meningkatkan kompetensi para pelaku usaha (Startup) khususnya kompetensi marketing.

Direktur Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) Indra menjelaskan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya PIBI untuk meningkatkan kompetensi para start up khususnya kompetensi marketing.

“Dalam penerapan strategi pemasaran produknya, kita senantiasa dihadapkan pada empat hal klasik, yaitu belum memahami perbedaan antara pemasaran dan penjualan. Kedua, sering mengandalkan harga murah sebagai strategi bersaing. Ketiga, belum memahami konsep service. Keempat, belum membangun positioning and differentiation”, kata Indra selaku Direktur Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan Ikopin (PIBI Ikopin) dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Jumat, (11/5/18).

Menurut Indra, beberapa pengusaha Start-Up ada yang tidak menyadari bahwa ada kompetitor yang menawarkan manfaat produk/jasa sejenis yang relatif sama. Ada juga yang sudah menyadari hal ini, tetapi mereka pasrah dengan keadaan tersebut, kemudian terjebak dalam perang harga.

Tujuan besarnya, lanjut Indra, adalah supaya dapat memiliki positioning dipikiran dan hati konsumen. Jika sudah melakukannya maka konsumen sudah punya opsi untuk kembali kepada brand produk tersebut. Sekaligus menjadi brand endorser yang mengkomunikasikan brand tersebut kepada keluarga atau kolega mereka.

“Salah satu peluang untuk meningkatkan upaya tersebut adalah dengan membidik masyarakat pengguna internet,” jelas Indra.

Beberapa kelebihan penggunaan internet dalam implementasi bisnis adalah konsumen lebih aktif mencari apa yang diinginkannya dengan menggunakan media online, konsumen dapat mengakses berbagai informas dengan lebih mudah, pemasar dapat menawarkan lebih banyak produk dan jasa. Tidak hanya itu, nantinya pemasar juga dapat mengumpulkan informasi mengenai konsumennya dengan lebih cepat dan mudah.

Previous articleProgres 99 Persen, GBK Siap Dipakai Asian Games
Next articleNegara Tidak Boleh Kalah Hadapi Terorisme

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here