Festival Kuliner Promosikan UMK di Kota Madiun

Festival Kuliner Madiun

Madiun, PONTAS.ID – Ratusan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di Kota Madiun, Jawa Timur mengikuti kegiatan festival kuliner yang digelar di Lapangan Gulun, Kelurahan Kejuron. Festival kuliner yang digelar dari pagi hingga malam hari tersebut mengenalkan aneka olahan makanan tradisional maupun modern yang banyak diminati oleh masyarakat.

“Festival kuliner ini merupakan ajang bagi UMK di bidang kuliner untuk mengenalkan produknya. Baik menu makanan tradisional nusantara maupun modern,” kata Ketua Panitia Festival Kuliner Madiun Fitria Ari Osin kepada wartawan, Madiun, Kamis, (5/5/18).

Menurut dia, selain untuk mengenalkan produk olahan kuliner, festival tersebut juga bertujuan untuk memajukan dan mempromosikan UMK di Kota Madiun. Adapun, terdapat berbagai macam olahan kuliner yang dijual dalam festival tersebut. Mulai makanan khas seperi nasi pecel Madiun, lalu makanan nusantara seperti bakso, soto, nasi bali, nasi kuning, nasi urap, hingga aneka jajanan seperti pisang bakar keju, kue, gorengan, dan minuman.

Guna menarik minat masyarakat dan pembeli, panitia menetapkan semua jenis makanan dan minuman yang disedikan peserta festival dijual seharga Rp5.000. Untuk megikuti kegiatan itu, pelaku UMK yang mendaftar festival tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Salah satu peserta festival kuliner, Jodi mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Sebab, ajang tersebut ikut mendongkrak omzetnya.

“Ada peningkatan pendapatan. Di ajang ini bisa mendapat Rp700 ribu lebih, sedangkan saat di rumah paling sekitar Rp500 ribuan,” ungkap Jodi selaku penjual jajanan pisang bakar keju tersebut.

Ia menambahkan, selain, meningkatkan pendapatan, kegiatan tersebut juga sebagai media promosi pelaku usaha kecil sepertinya. Pihaknya berharap, kegiatan serupa lebih sering digelar. Guna menambah semarak kegiatan festival, panitia juga menyediakan aneka hiburan. Di antaranya panggung musik dan kegiatan sejumlah komunitas.

Sementara, data Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Madiun mencatat, jumlah UMK di Kota Madiun mencapai 23.189 unit. Usaha-usaha tersebut bergerak di berbagai bidang. Seperti kuliner, konveksi, kerajinan, dan jasa.

Previous articleGo-Food Festival, UMKM Dapat Menjangkau Konsumen
Next articleSusi: Kedaulatan Perairan Kawal Masa Depan Bangsa