Investor Australia Berminat Investasi Pengembangan Pariwisata Danau Toba

Medan, PONTAS.ID – Kantor perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Sydney, Australia menginformasikan investor Australia berminat melakukan investasi di Indonesia melalui pengembangan pariwisata Danau Toba, dengan mengalokasikan dana sebesar 10 juta dolar AS.

“Kami mengapresiasi minat investasi Australia. Ini menunjukkan diversifikasi sektor investasi dari Australia, terlebih pemerintah memfokuskan pembangunan sektor pariwisata,” kata Franky Sibarani selaku kepala perwakilan Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam keterangan rilis yang diterima PONTAS.ID, Jakarta, Kamis, (26/4/18).

Menurut Franky, investor Australia sedang menjajaki peluang investasi di sektor pariwisata terintegrasi dengan properti, membidik lokasi wisata di pinggir pantai Provinsi Lampung dan sekitar lokasi wisata Pulau Samosir, Danau Toba, yang terletak di Provinsi Sumatra Utara.

“Kawasan danau Toba saat ini menjadi perhatian investor asal mancanegara sebagai alternatif lokasi proyek. Mereka melihat dan mencoba memanfaatkan peluang ini,” ujarnya.

Rencana investasi perusahaan Australia itu adalah membangun perumahan, villa, marina, golf dan resort yang terintegrasi. “Adapun luas lahan yang dibutuhkan di masing-masing wilayah adalah minimal 10 hektar, dengan perkiraan nilai investasi sebesar 10 juta dolar AS,” ungkap Franky.

Previous articleBusana Muslim Indonesia Didorong Kuasai Pasar Dunia
Next articleLuhut Temui Menteri Negara Penghasil Biodiesel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here