Optimalkan Pelayanan, KKP Melalui BKIPM Resmi Buka Layanan Publik 2018

Jakarta, PONTAS.ID – Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementrian Kelautan (KKP) RI resmi membuka Pencanangan Pekan Pelayanan Publik 2018, di kantor Stasiun KIPM Kelas I Yogyakarta, Senin (16/4/2018) .

Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM KKP RI, Teguh Samudero mengatakan pekan ini merupakan agenda tahunan serta bagian dari rangkaian kegiatan bulan bakti karantina ikan dan pengendalian bakul hasil perikanan yang dilakukan serentak di 47 kantor pelayanan publik di seluruh Indonesia mulai tanggal 16-27 April 2018.

”Kegiatan ini diadakan demi terwujudnya peningkatan pelayanan publik yang semakin prima dengan mengangkat tema ‘Gerakan Indonesia Melayani Mewujudkan Pelayanan Publik di Era Digital” ujar Teguh.

Teguh mengatakan, Institusi yang berfungsi memberikan pelayanan terkait sertifikat kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan bagi kegiatan ekspor-impor. Dalam mendukung tema tahun kita telah melakukan beberapa hal seperti, ikut terlibat aktif dalam penerapan Indonesia single window, e-certification antara Indonesia dengan Uni Eropa, pembayaran dengan sistem elektronik data capture, pelaporan karantina berbasis internet, dan sistem barcoding dalam kontrol pergerakan barang.

“Selama tahun 2017, BKIPM telah menerbitkan sertifikat kesehatan ikan untuk ekspor sebanyak 165.956 sertifikat, dengan kenaikan sebesar 20,75 persen dari tahun sebelumnya,” ujar Teguh.

Ditempat Sama Kepala Stasiun KIPM Yogyakarta, Hafit Rahman mengungkapkan apresiasi dan penghargaan kepada BKIPM KKP karena mendapatkan kesempatan dan terpilih untuk menjadi tempat Pencanangan Pekan Pelayanan Publik BKIPM 2018.

“Semoga pelayanan publik ditengah perubahan kondisi sosial, politik, ekonomi dan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat mampu memberikan semangat dan inspirasi bagi pelaku pelayanan publik di DIY,” tambahnya.

Editor: Idul HM

Previous articleHarga Bawang di Gorontalo Terus Alami Kenaikan
Next articleDianggap Sering Buat Gaduh, Amien Rais Disarankan Pensiun