Begini Cara ‘Komunitas Seni Rumah Sunting’ Peringati Hari Puisi

Komunitas Seni Rumah Sunting peringati "Hari Puisi Sedunia" di Pekanbaru, Riau

Pekanbaru, PONTAS.ID – Komunitas Seni Rumah Sunting yang selama ini aktif menggeliatkan kesusasteraan di Provinsi Riau menggelar acara “Hari Puisi Sedunia” di Taman Putri Kacamayang kota Pekanbaru, Riau.

Tanggal 21 Maret, merupakan hari puisi sedunia yang diperingati seluruh penyair di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Sejumlah komunitas berkumpul di taman kota Putri Kacamayang, pada Rabu (21/3/2018), sejak petang hingga malam khusus untuk menulis dan membacakan puisi. Tema yang diusung kali ini adalah “Duniakan Puisi, Puisikan Dunia”.

Ada harapan besar yang tersirat dalam tema singkat ini, ”Tentu semua yang ada di dunia ini adalah sumber inspirasi untuk menciptakan puisi agar puisi-puisi itu juga bisa mendunia,” kata Kunni Masrohanti, pimpinan Rumah Sunting, di lokasi acara, Rabu (21/3/2018).

Kadis Perpustakaan dan Arsip, Provinsi Riau, Rahima Erna

Pesan Puisi
Acara ini pun makin semarak dengan hadirnya perpustakaan keliling milik Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Riau. Mobil perpustakaan dengan berbagai buku bacaan di dalamnya ini juga dikerumuni pengunjung taman kota, termasuk para pedagang.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Provinsi Riau, Dr Rahima Erna MSi yang datang bersama seluruh staf tak mau ketinggalan membacakan puisi.

Menurut Rahima, kegiatan seperti ini menjadi literasi yang sangat bagus bagi anak-anak muda dari berbagai komunitas, masyarakat, pedagang, untuk memahami puisi.

“Paling tidak, mendengarkan puisi yang dibacakan, pesan-pesan yang tersirat di dalamnya akan sampai dan didengar. Inilah kelebihan puisi jalan menyampaikan pesan secara tidak langsung. Tahniah untuk penyair, selamat hari puisi sedunia,” kata Rahima

Beberapa penyair yang hadir di antaranya Bambang Kariyawan, DM Ningsih, penyair muda Syarwan Hamid dan beberapa lainnya. Bersama para pengunjung, mereka membacakan puisi khususnya puisi bertema hutan dan lingkungan.

Selain dihadiri para penyair, kegiatan ini juga dihadiri berbagai komunitas lingkungan karena disempurnakan juga dengan perayaan “Hari Hutan dan Hari Air” sedunia.

Taman Putri Kacamayang yang berada di tengah kota atau di depan kantor Wali Kota Pekanbaru dipilih sebagai lokasi acara agar warga yang datang di tempat itu bisa turut menyaksikan, bahkan turut membaca dan menulis puisi bersama.

Cukup dengan duduk di rerumputan tengah taman, orang-orang pun berkerumun bersama.(Knt)

Editor: Hendrik JS

Previous articleHari Ini Jokowi Lantik Megawati
Next articleSihar Lanjutkan Cita-cita Sang Paman dengan Layani Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here