Kemenpar Ikut Pameran JTTX dan Gelar Sales Mission di Jeddah

Kemenpar Ikut Pameran JTTX dan Gelar Sales Mission di Jeddah

Saudi Arabia, PONTAS.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan KBRI/KJRI Jeddah, Visit Indonesia Tourism Office (VITO) Saudi Arabia, dan pelaku bisnis pariwisata (seller) dari Jakarta dan Bali berpatisipasi dalam pameran Jeddah International Travel & Tourism Exhibition(JTTX) yang berlangsung di Hotel Hilton Jeddah pada 28 Februari-2 Maret 2018. Sehari selesai pameran dilanjutkan dengan misi penjualan (sales mission) di kota yang sama.

Keikutsertaan Indonesia yang ketiga kali dalam pameran pariwisata JTTX (Business to Consumer/ B to C) yang ke-8 ini selain untuk mempromosikan branding Wonderfull Indonesia juga direct selling untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Saudi Arabia dalam rangka mendukung pencapaian target 17 juta wisman tahun ini.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, kunjungan wisman Saudi Arabia ke Indonesia tahun lalu sebanyak 166.111 orang dengan pengeluaran per wisman rata-rata US$ 2.226 per kunjungan atau dua kali lipat dibandingkan wisman dari Eropa maupun Amerika Serikat. “Saudi Arabia adalah penyumbang 80% wisman dari Timur Tengah. Potensi pasarnya sangat besar, tahun lalu jumlah out bound ke berbagai negara mencapai 41,2 juta orang,” kata Menpar Arief Yahya.

Kunjungan wisman Saudia Arabia sesuai tipikalnya lebih menyukai destinasi berudara dingin; banyak pohon; suasanya tenang; dan memiliki fasilitas akomodasi minimal bintang lima dan tipikal ini mereka temukan di sejumlah destinasi di Indonesia antara lain; kawasan Puncak-Bandung Jawa Barat, Bali, Lombok, dan Jakarta sebagai destinasi favorit dan cukup dikenal.

Pameran JTTX yang dibuka secara resmi oleh Walikota Jeddah Pangeran Abdul Aziz bin Faisal bin Addul Majid Al Saud, dan sempat meninjau booth Indonesia, diikuti oleh 196 exhibitor & co-exhibitor dengan pengunjung sebanyak 29.267 orang. Selama tiga hari pameran, booth Indonesia dipadati para pengunjung yang ingin mencari paket-paket wisata. Sementara itu untuk menarik pengunjung pameran, booth Indonesia menampilkan kesenian tari zapin dari Sumatera, tari warok dan tari glipang dari Jawa Timur yang dibawakan oleh tim kesenian. Pada kesempatan itu juga para pengunjung diberikan informasi seputar potensi pariwisata.

Dari kegiatan pameran di JTTX para sellers Indonesia; Go Indonesia, Al Khader, Safara, dan Alia Tour & Travel mendapatkan 14 potential transsaction (appointment) sebanyak 100 pax senilai Rp 42,8 miliar dengan destinasi yang paling diminati Jakarta, Jawa Barat (Puncak dan Bandung), Bali, dan Lombok.

Pada akhir pameran, Indonesia berkesempatan mejadi host acara gathering dengan pegiat media sosial yang berasal dari sejumlah negara Timur Tengah. Pada kesempatan itu diprestansikan potensi wisata belanja dan kuliner serta daya tarik destinasi Jakarta, Puncak, Bandung, Bromo, Tengger, Semeru, dan Magelang.

Sales Mission Jeddah

Seusai berpartisipasi di pameran JTTX, delegasi Indonesia melanjutkan dengan kegiatan misi penjualan yang berlangsung di Hotel Al Hamra yang dibuka oleh Konjen RI di Jeddah MohamadHeri Saripudin serta dihadiri 63 buyers potensial dari travel agent yang ada di sekitar Jeddah.

Kegiatan sales mission lebih fokus pada kegiatan hard selling (B to B) dengan menggelar table top meeting untuk mempertemukan sellers dari Jakarta dan Bali dengan 63 pelaku bisnis (buyers) dari sekitar kota Jeddah. Pada acara itu dilakukan presentasi produk pariwisata, distribusi bahan promosi, serta jamuan makan, lucky draw dan penampilan kesenian yang dibawakan oleh siswa Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ).

Sementara itu sebelum acara sales mission, delegasi Indonesia melakukan pertemuan dengan diaspora dari kalangan mahasiswa yang sedang belajar di King Abdul Aziz University berlangsung di rumah makan Batavia Jeddah. Pertemuan itu dimaksudkan untuk menerima masukkan untuk kegiatan promosi dari para mahasiswa tentang hal-hal yang sedang menjadi tren di kalanganmasyarakat Arab Saudi. Pada kesempatan itu juga terbentuk komunitas Wonderful Indonesia Arab Saudi dalam grup WA.

Kegiatan sales mission di Jeddah kali ini para sellers Indonesia diperkirakan mendapatkan potential transaction sebanyak 181 pax dengan total nilai sekitar Rp 134,6 miliar. Diharapkan potensial komitmen bisnis direalisasikan dalam kunjungan grup wisatawan dari Saudi Arabia ke destinasi wisata favorit mereka di Indonesia.

Previous articlePDIP Tunjuk Utut Adianto Jadi Wakil Ketua DPR
Next articlePKS Tolak Usulan Pilkada Dipilih DPRD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here