Relawan Ganjar-Yasin Laporkan Empat Media Online, Begini Jawaban PDIP

Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Baginda Hasibuan mengatakan pihaknya tidak dapat melarang Relawan Dulur Ganjar, yang melaporkan empat media online yang diduga menyebarkan berita hoax ke Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

Sebelumnya, dikabarkan Relawan Dulur Ganjar, pendukung calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Ganjar-Yasin) melaporkan empat media online ke Kepolisian Daerah Jawa Tengah.

“Kami dari partai (PDIP) tidak dapat melarang relawan melaporkan media online tersebut, karena relawan itu sifatnya mandiri bukan bagian dari partai,” kata Baginda menjawab PONTAS.id, Minggu (18/3/2018).

Meski demikian, Baginda menyesalkan pemberitaan keempat media tersebut karena berpotensi mencederai proses demokrasi yang di Jawa Tengah yang saat ini berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.

Menurut Baginda, pemberitaan keempat media tersebut sangat tendensius, karena selain tanpa nara sumber yang jelas, antara penulisan judul berita dengan isi berita sangat berbeda, “Hal ini berpotensi menyesatkan. Dan tentu pemberitaan media tersebut cenderung menyudutkan pasangan Ganjar-Yasin,” pungkasnya.

Rugikan Ganjar Yasin
Kemarin, pada saat melaporkan Relawan Dulur Ganjar, menilai pemberitaan media tersebut keluar dari kaidah jurnalistik dan merugikan pasangan Ganjar-Yasin.

“Kami jelas merasa dirugikan. Ini bentuk kampanye hitam secara terang-terangan. Sebab KPK tidak pernah menyatakan kalau Ganjar akan ditetapkan sebagai tersangka. Tapi empat media ini memberitakan seolah ada pernyataan KPK akan menetapkan Ganjar sebagai tersangka,” ujar Wisnu kepada awak media di SPKT, Polda Jawa Tengah, Semarang, Sabtu (17/3/2018)

Adapun keempat media yang dilaporkan yakni: Warta Riau, Islam Media, Tajuk.co.id dan Pantau.com. Empat media tersebut diduga memberitakan soal ‘Jumat Keramat’ dengan menyalahgunakan statemen Ketua KPK yang akan menetapkan tersangka kepada petahana yang mengikuti Pilkada serentak.

“Meski ada satu media yang menghapus beritanya, namun sudah sempat kami print isinya,” kata Wisnu.

Sebagaimana diketahui, pasangan Ganjar-Yasin, diusung oleh PDI Perjuangan, PPP, Partai Golkar, Nasdem, dan Partai Demokrat.

Penulis: Pahala Simanjuntak
Editor: Hendrik JS

Previous articleWacana Penerapan Hukum Pancung di Aceh, Syukri: Tidak Benar!
Next articlePeraturan Cuti Bersama PNS Dibuat Dua Kali, Ini Penyebabnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here