Wacana Penerapan Hukum Pancung di Aceh, Syukri: Tidak Benar!

Ilustrasi penerapan hukum cambuk di Aceh

Jakarta, PONTAS.ID – Kepala Bidang Bina Hukum Syariat Islam dan Hak Asasi Manusia Dinas Syariat Islam Aceh, Syukri Yusuf mengaku tidak pernah menyatakan Aceh akan memberlakukan hukum pancung.

“Yang saya sampaikan beberapa waktu lalu adalah wacana untuk melakukan penelitian terlebih dahulu untuk melihat tanggapan masyarakat Aceh jika hukum qishas mau diberlakukan. Itu sangat normatif,” kata Syukri saat dihubungi PONTAS.id, Sabtu (17/3/2018).

Jawaban Syukri ini menanggapi beredarnya informasi bahwa Pemerintah Aceh akan melakukan penelitian akhir tahun ini untuk mengukur opini publik mengenai rencana hukum pancung tersebut. Jika mayoritas warga mendukung maka ide itu akan dilaksanakan.

Lebih lanjut Syukri mengklarifikasi hal tersebut hari ini. “Saya menyampaikan wacana tersebut atas kapasitas pribadi atau sebagai akademisi dan tidak mewakili Pemerintah Aceh,” ujar Syukri.

Menurut Syukri sejauh ini wacana penelitian tentang hukum qisash, belum masuk dalam program Pemerintah Aceh.

Syukri menilai berita yang beredar yang seolah-olah ia mengeluarkan pernyataan bahwa Aceh akan terapkan hukum pancung itu sangat merugikan dia dan juga Pemerintah Aceh, “Untuk itu saya mohon diklarifikasi,” kata dia.

Editor: Hendrik JSinsi

Previous articleTempo Didemo FPI, Kontras Soroti Profesionalisme Polri
Next articleRelawan Ganjar-Yasin Laporkan Empat Media Online, Begini Jawaban PDIP

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here