Puwakarta, PONTAS.ID – Ratusan sopir angkutan umum di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mogok beroperasi, Senin (19/2/2018). Aksi mogok massal tersebut merupakan buntut dari kekesalan terhadap moda transportasi online yang dirasa telah mengganggu pendapatan mereka.
Akibatnya, para penumpang yang biasa menggunakan angkutan umum itu telantar. Mereka pun harus terlambat masuk kantor dan sekolah beberapa jam. Akhirnya aparat kepolisian mengangkut para penumpang yang telantar itu.
Polres Purwakarta Jawa Barat mengerahkan sekitar 15 armada operasional Polres Purwakarta untuk digunakan sebagai angkutan masyarakat yang terlantar menyusul aksi mogok massal seluruh kendaraan umum di Purwakarta.
Hingga saat ini angkutan yang mogok massal diantaranya angkutan kota, angkutan pedesaan, angkutan kota dalam provinsi (AKDP) serta ojeg masih berlangsung dan telah berdampak terhadap para pengguna angkutan umum diantaranya pelajar dan masyarakat yang telah kebingungan terutama mereka yang rumahnya jauh dan tidak dapat dijangkau dengan cara jalan kaki.
Kapolres Purwakarta Jawa Barat, AKBP Dedy Tabrani mengatakan telah mengintruksikan seluruh jajarannya untuk membantu masyarakat yang terlantar akibat mogok massal para pengemudi angkutan umum.
Polres Purwakarta telah mengerahkan sekitar 15 armadanya yaitu bus, truk serta angkutan kendaraan bak terbuka.
“Anggota telah menyisir seluruh titik titik yang biasa digunakan untuk menunggu angkutan umum diantaranya terminal bayangan, selter dan terminal bayangan,” ujar Dedy kepada wartawan, termasuk Kontributor elshinta, Tita Sopandi, Senin (19/2/18).
















