Ini Kata Garuda Membantah Tudingan Pekerja

Ilustrasi pesawat milik maskapai Garuda Indonesia

Jakarta, PONTAS.ID – Menjawab tudingan Asosiasi Pilot Garuda Indonesia (APG) terkait anjloknya kinerja perusahaan, manajemen GarudaIndonesia mengaku berhasil meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satunya dengan renegosiasi kontrak pesawat sehingga menurunkan harga sewa pesawat hingga 25 persen

“Selain itu, Garuda Indonesia terus memaksimalkan potensi armada yang ada saat ini dengan melakukan utilisasi armada di rute rute padat penumpang,” ungkap Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono melalui siaran pers yang diterima PONTAS.id, Selasa (23/1/2018).

Tak hanya itu, Hengki mengatakan, perusahaan juga telah menjalankan strategi pemasaran melalui penetrasi pasar digital dengan capaian transaksi digital di tahun 2017 mencapai USD 186.5 Juta atau meningkat 7.2 persen.

Mengenai sorotan kinerja keuangan, Hengki Menegaskan, Garuda Indonesia berhasil menekan tren kerugian pada kuartal pertama 2017 sebesar dari USD 99.1 juta turun menjadi USD 38.9 juta pada kuartal kedua.

“Garuda Indonesia juga telah berhasil membukukan laba operasi sebesar USD 61.9 juta pada periode kuartal ketiga (diluar tax amnesty dan extraordinary items sebesar USD 145 juta). Jumlah itu naik 216.1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” imbuh Hengki.

Sesuai Mekanisme
Ditambahkan Hengki, Garuda Indonesia terus memaksimalkan kinerja operasional yang sebelumnya sempat terdampak erupsi Gunung Agung hingga terpaksa melakukan penyesuaian secara massive pada sistem penugasan crew dan pesawat.

“Namun demikian saat ini kondisi operasional perusahaan sudah berlangsung kondusif, bahkan capaian tingkat ketepatan waktu sempat menyentuh angka diatas 90% pada periode peak season akhir tahun,” imbuhnya.

Meski demikian, pihak manajemen kata Hengki, mengapresiasi masukan yang disampaikan APG bersama-sama dengan Serikat Karyawan Garuda Indonesia tersebut, “Kami pastikan bahwa hal-hal yang dieskalasikan rekan-rekan pilot tersebut tentunya akan selalu menjadi perhatian perusahaan,” kata dia.

Adapun mengenai usulan atas perubahan struktur jajaran manajemen perusahaan, Garuda Indonesia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pemegang saham, “Dalam hal ini pemerintah, sesuai dengan mekanisme dan landasan hukum yang berlaku,” tandasnya.

Editor: Hendrik JS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here