Selain Politisi, Pesta Demokrasi Diramaikan oleh TNI/Polri

Ilustrasi Pilkada 2018

Jakarta, PONTAS.ID – Beberapa kandidat Pilkada 2018 banyak diikuti oleh para TNI/Polri, sebut saja salah satunya Edy Rahmayadi merupakan bursa calon kepala daerah Cagub Sumatera Utara. Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2018 tidak hanya diramaikan oleh politisi. tetapi Jendral aktif baik dari TNI maupun Polri ikut terjun mewarnai pesta demokrasi lima tahunan kali ini.

Edy yang didukung partai PKS, Gerindra dan PAN ini, adalah jendral bintang tiga TNI AD dan sebelumnya menjabat sebagai Pangkostrad. Edy mengajukan pengunduran diri untuk maju dalam pilkada kali ini, dan disetujui Panglima TNI lewat Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/12/I/2018, tanggal 4 Januari 2018 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Selain Edy, beberapa perwira tinggi di Korps Bhayangkara, seperti mantan Komandan brimob Irjen Pol Murad Ismail, mantan kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan, dan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Safaruddin, juga direncanakan maju dalam Pilkada 2018.

“Kan ini belum ditetapkan baru rekomendasi partai. Pada saat penetapan 12 Februari baru mengundurkan diri,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, Jakarta, Jumat, (12/1/18).

Setyo juga menampik kekhawatiran sejumlah pihak yang menyebutkan para calon dari Polri akan memanfaatkan jabatan ini untuk melakukan politik praktis.

 

Irjen Pol Anton Charliyan yang disebut-sebut akan maju dalam Pilkada Jawa Barat juga dimutasi menjadi Analisis Kebijakan Sespimti, Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan Wakalemdiklat Polri yang sebelumnya dijabat Anton akan digantikan oleh Irjen Pol Sigit Sudarmanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here