PT DI Diminta Buat Pesawat Khas Indonesia

Pesawat N219 Buatan PT DI, (Foto:Ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Produk-produk PT DI sudah dikenal dikalangan dunia. Untuk itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta PT Dirgantara Indonesia/PT DI (Persero) membuat pesawat khusus yang sesuai dengan ciri khas Indonesia, misalnya ditujukan untuk beropeasi di Papua yang daerahnya didominasi gunung, bukit, dan jurang yang terjal.

Menurut Agus, produk-produk PTDI sudah dikenal handal dan dipakai oleh banyak negara di dunia. Untuk itu PTDI perlu didorong untuk lebih banyak membuat produk yang dibutuhkan baik oleh pasar Internasional maupun pasar nasional. Pesawat tersebut harus mampu terbang pelan dan melakukan manuver di areal tebing pegunungan.

“Pesawat N219 yang saat ini tergambar PTDI, adalah pesawat yang cocok untuk hal tersebut. Untuk itu, kami akan mengawal dalam proses sertifikasinya agar pesawat itu bisa diandalkan dan bisa diproduksi massal,” kata Agus Santoso selaku Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis, (12/1/18).

Pesawat N219, harus mendapatkan sertifikasi dari otoritas penerbangan yang diakui dunia. “Pesawat N219 tersebut nantinya juga akan bisa dipasarkan ke negara-negara yang membutuhkan dan mempunyai kondisi alam seperti Papua,” ujarnya.

Selain klasifikasi yang disebutkan tadi, lanjut Agus, sistem navigasi yang lebih maju juga harus diaplikasikan ke dalam sistem pesawat N219. Hal ini berguna untuk membenahi penerbangan di Indonesia dalam melayani aksesibilitas Papua.

“Sebagai regulator, kami biasa mengenal 3 A operator yaitu Airport, Airlines, dan Air Navigations. Di Indonesia, sekarang ditambah A satu lagi yaitu aircraft manufacturer. Untuk itu kami juga akan membantu, mengawasi dan membina aircraft manufacturer ini agar bisa berkembang dan memberikan kontribusi lebih banyak bagi bangsa dan negara,” urainya.

Kemenhub juga akan memberikan dorongan teknis percepatan sertifikasi kepada PT DI sebagai satu-satunya produsen pesawat terbang di tanah air dan di ASEAN. Dengan demikian mampu memproduksi dan memasarkan produk-produknya secara lebih progresif di pasar internasional.

Dorongan teknis yang akan diberikan misalnya bantuan teknis disain sampai produk sesuai peraturan internasional. Indonesia melalui Bilateral Airworthines Recognition or Bilateral Airworthiness Agreement.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here