BI Pastikan Isu “Mata Uang Yuan” di Morowali Hoax

Penggunaan mata uang Yuan di Morowali tidak terbukti

Palu, PONTAS.ID – Bank Indonesia (BI) memastikan isu tentang penggunaan mata uang asing “Yuan” di Kabupaten Morowali, tidak benar alias Hoax. “Kami sudah klarifikasi dengan melakukan kunjungan ke Morowali, dan tidak menemukan apa yang menjadi isu tersebut,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Miyono di Palu, Senin (1/1/2018).

Dia menegaskan, penggunaan mata uang asing di Indonesia tidak dibenarkan dalam undang-undang. Selain itu, pihak BI kata Miyono juga selalu melakukan pemantauan untuk memastikannya.
Menurut dia, secara rasional yang kemungkinan terjadi yakni para pekerja asing di Morowali, komponen gajinya dibayar dengan mata uang Yuan berdasarkan negara asal pekerja, “Tetapi untuk komponen biaya hidup di Indonesia, mereka tetap dibayarkan dengan rupiah,” imbuhnya.

Selain itu, dengan dinamika ekonomi yang tinggi tersebut, menurut Miyono, otomatis membutuhkan jumlah rupiah yang banyak. Maka, pihak Bank Indonesia, telah membuka kas titipan BI di Bungku, sebagai ibu kota Morowali. “Kas titipan itu yang ke-114 secara nasional serta yang ke-5 untuk Sulteng,” ungkap Miyono.
Kas titipan di Bungku, kata Miyono, diberikan limit yang besar, dikarenakan kebutuhan uang yang juga luar biasa. Pihaknya mengandeng kantor Bank Sulteng, sebagai bank yang dimiliki oleh pemerintah daerah. “Jadi bank-bank disana, tidak lagi mengambil duit ke Palu, tetapi tinggal ke Bank Sulteng,” imbuhnya.

Dengan mekanisme ini, lanjut Miyono, selain meminimalisir risiko keamanan, biaya operasional pengelolaan uang oleh bank-bank di Sulawesi Tengah juga bisa ditekan, lantaran jarak yang jauh jika masih harus mengambil uang di Kota Palu.
Lebih lanjut Miyono menjelaskan, setiap bulan, jika ketersediaan uang dinilai kurang, maka pihak BI Sulteng akan mengirimkannya ke Bungku. (Knt)
Editor: Hendrik JS

Previous articlePertamina Optimis Kelola Blok Mahakam
Next articleKorban Jembatan Gantung Bogor Capai 35 Orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here