PT KAI Daop 6 Operasikan 6 KA Tambahan dan Priority untuk Libur Nataru

Yogyakarta, PONTAS.ID – Memasuki libur panjang Natal dan Tahun Baru, lonjakan penumpang kereta api mulai terlihat. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengoperasikan 6 KA tambahan dan menyiapkan kereta kelas Priority.

“Jumlah penumpang keberangkatan dari Daop 6 ini naik signifikan. Untuk KA jarak jauh dan sedang, tahun lalu 16.499 penumpang, tahun ini mencapai 19.024 penumpang, naik sekitar 15%. Tambahan ini untuk KA jarah jauh kelas ekonomi, eksekutif dan bisnis,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, di Yogyakarta, Sabtu (23/12/2017).

Adapun 6 tambahan KA itu adalah KA Argo Lawu tambahan (Solobalapan-Gambir), KA Argo Dwipangga tambahan (Solobalapan-Gambir), KA Taksaka Pagi tambahan (Yogyakarta-Gambir), KA Taksaka Malam tambahan (Yogyakarta-Gambir), KA Lodaya tambahan (Solobalapan-Bandung) dan KA Sancaka tambahan (Yogyakarta-Surabaya Gubeng).

KA tambahan akan dioperasikan mulai 22 Desember hingga 7 Januari 2018 dengan kapasitas 3.100 kursi. Jika ditambah kapasitan kereta reguler 9.900 kursi maka keseluruhan kereta mampu mengangkut 13 ribu penumpang tiap harinya.

Selain KA tambahan, juga terdapat kereta api kelas priority yang siap mengangkut penumpang sebagai pilihan alternatif. Untuk tahap awal, dari tanggal 24-26 Desember 2017 adalah rangkaian KA Taksaka Pagi (KA 52) relasi Gambir-Yogya dan KA Taksaka Malam (KA 53) relasi Yogya-Gambir masing-masing akan ditambah 1 kereta kelas Priority.

Kemudian dari tanggal 27-31 Desember 2017 adalah rangkaian KA Argo Dwipangga (KA 10, KA 9) relasi Gambir-Solo PP akan ditambah 1 kereta kelas Priority. Sedangkan dari tanggal 2-6 Januari 2018 ada tambahan 1 kereta kelas priority akan ditambahkan pada rangkaian KA Argo LAwu (KA 7, KA 8) relasi Gambir-Solo PP.

“KA Priroity kapasitas angkutnya separo dari KA Eskekutif, Kalau eksekutif 50 tempat duduk, Priority hanya 25-28 tempat duduk. Tarifnya untuk masa Nataru ini Rp 900 ribu. Fasilitasnya memadai, makan prasmanan, minuman bisa pilih ada kopi, teh atau jus,” kata Eko Budiyanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here