Usai Tahun Baru Golkar Akan Kirim Nama Ketua DPR Baru

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto belum memutuskan orang yang akan menjadi Ketua DPR sebagai pengganti Setya Novanto. Airlangga akan mengirimkan nama ketua DPR baru usai DPR menjalani reses atau tahun baru.

“Ya tentu paripurna terakhir tentu kita akan putuskan menjelang masa sidang berikutnya,” ujar Airlangga di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (14/12/2017) dini hari.

DPR memang sedang reses, dimulai dari 12 Desember 2017 hingga 8 Januari 2018. DPR akan membuka sidang lagi per 9 Januari 2018 nanti.

Merujuk pernyataan Airlangga, per 9 Januari 2018 artinya DPR sudah punya ketua baru.

Soal ketua DPR, sempat terjadi perdebatan panas di tubuh Fraksi Golkar. Novanto dari balik jeruji Rutan KPK menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya. DPR lalu menggelar rapat Badan Musyawarah antara pimpinan DPR dan 10 Fraksi, termasuk Golkar. Bamus memutuskan Aziz tak jadi dilantik sebagai ketua DPR.

Sebelumnya, DPP Golkar menggelar rapat pleno. Pleno memilih Airlangga sebagai ketum definitif dan akan dikukuhkan pada munaslub nanti.

Peserta pleno Golkar menggalang tanda tangan untuk meminta agar munaslub digelar. Selain itu, peserta pleno meminta agar Golkar tidak dulu mengganti ketua DPR sebelum munaslub digelar.

“DPP Partai Golkar harus fokus mempersiapkan pelaksanaan Munaslub tersebut dan diminta untuk tidak mengeluarkan kebijakan apapun, termasuk pergantian Ketua DPR RI dan Pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR RI. Segala kebijakan strategis Partai Golkar diputuskan setelah terpilih kepemimpinan baru hasil Munaslub,” demikian pernyataan yang ada dalam petisi.

Petisi ditandatangani oleh 157 dari 232 peserta pleno. Namun satu orang kemudian berubah pikiran dan mencoret tanda tangan yang telah dibubuhkannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here