DPR: Aksi Bom di Mesir Tak Terkait Islam

Teror Bom di Masjd Saat Salat Jumat di Kairo, Mesir

Jakarta, PONTAS.ID Anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi menilai, aksi bom yang terjadi di Masjid Ar Raudah di Sinai Utara, Jumat (24/11/2017) Mesir tidak terkait dengan Islam.

“Terang sekali bahwa korban dan segala kerugian berada di pihak Islam. Kelompok yang menjalankan aksi teror tersebut jelas tidak mewakili siapapun dalam Islam,” kata Arwani dalam keterangan pers, Senin (27/11/2017).

Aksi yang menewaskan sedikitnya 305 orang itu, kata Arwani, harus dilawan secara bersama-sama, khususnya oleh negara-negara Islam karena secara nyata telah merugikan Islam secara keseluruhan.

Ia juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk melakukan tindakan nyata untuk menangkal aksi teror yang bisa mengancam semua negara.

“Mendorong negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) termasuk pemerintah Indonesia untuk mengambil inisiatif konkret melawan gerakan kelompok teror yang mengatasnamakan Islam dengan menggalang kekuatan antarnegara karena gerakan teror ini nyatanya merupakan gerakan global,” kata Wakil Ketua Umum PPP ini.

Arwani juga mendorong aparat keamanan di Tanah Air untuk tetap waspada dan melakukan deteksi dini atas potensi munculnya teror khususnya menjelang perayaan natal dan peringatan tahun baru yang kerap dijadikan momentum kelompok teror untuk melakukan aksinya.

“Mendorong ormas-ormas keagamaan di Tanah Air melakukan komunikasi intensif dengan kelompok sipil berbasis keagamaan di negara-negara Islam untuk menguatkan penyebaran paham keagamaan yang moderat dan mendorong dialog antaragama untuk meminimalsir gerakan teror yang dibalut dengan isu agama,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here