Jaga Kualitas Pangan, Barantan Biak Periksa 25 Ton Daging Asal Surabaya

Jakarta, PONTAS.id – Dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat agar terhindar dari berbagai macam penyakit lantaran konsumsi makanan yang tak sehat, Pihak Karantina Pertanian Biak terus berupaya melakukan pemeriksaan terhadap Produk Pangan yang masuk di wilayahnya.

“Selama tiga hari terakhir, Karantina Pertanian Biak memeriksa sebanyak 25 ton daging ayam beku asal Surabaya,” ungkap salah satu pejabat Karantina Pertanian Biak, Tunik dalam keterangan resminya yang dikutip PONTAS.id Rabu (9/12/2020).

Menurutnya, menjelang akhir tahun, Konsumsi daging Ayam meningkat, Sebab itu pihaknya melakukan pemeriksaan demi memastikan kualitas daging ayam beku agar terjaga kesegarannya untuk dikonsumsi oleh masyarakat Biak.

“Semua daging yang telah kita periksa dilengkapi dokumen persyaratan dan kondisinya baik. Pada sebagian sampel yang telah diuji, menyatakan hasil pengujian organoleptik dan pH, juga dalam kondisi baik,” pungkas Tunik.

Sebagai informasi, salah satu produk hewani berprotein tinggi yang gemar dikonsumsi masyarakat adalah daging ayam. Agar dapat dikonsumsi setelah melalui perjalanan panjang dari tempat pemotongan, daging ayam perlu dibekukan. Proses pembekuan daging merupakan salah satu cara pengawetan dengan tetap mengoptimalkan kesegaran dan kualitasnya.

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articlePilkada di 270 Daerah Kondusif, Kapolri Ucapkan Terimakasih
Next articlePilkada Trenggalek, Sapu Bersih 13 Kecamatan, Ini Kata Nur Arifin