Paslon ZR Berkomitmen Tidak Korupsi Jika Terpilih

Tanah Bumbu, PONTAS.ID – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu Nomor Urut 3, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli (ZR), diminta untuk tidak memperkaya diri sendiri bila terpilih kelak.

Permintaan tersebut diungkapkan masyarakat di sejumlah desa saat duet ZR berkampanye di Kecamatan Kuranji, Kamis (8/10/2020).

Wanti-wanti warga ini pun langsung direspon Cawabup, Muhammad Rusli.

Insya Allah, kami akan menindaklanjuti aspirasi, dan tidak akan memperkaya diri jika diberi amanah untuk membangun Tanah Bumbu,” tegasnya.

Tak hanya itu, Rusli juga menyatakan siap mewujudkan aspirasi rakyat Bumi Bersujud jika diberi amanah memimpin kabupaten pemekaran Kotabaru tersebut.

Sementara itu, Jurkam Paslon ZR yang juga Ketua Partai Golkar Tanbu, Hj Neni, mengatakan. infrastruktur desa hingga pertumbuhan ekonominya jadi prioritas yang akan diwujudkan jika terpilih menjadi nakhoda Kabupaten Tanah Bumbu.

“Karena itu agar semua aspirasi yang disampaikan terimplementasi, sehingga desa ikut merasakan pemerataan pembangunan, jangan lupa coblos nomor 3, 9 Desember mendatang,” ujar Bunda Neni, sapaan familarnya.

Sedangkan, kader Partai PKS, Suyatdi, mengakui, sejak kepemimpinan Zairullah yang meski hanya satu periode memimpin Tanah Bumbu, pembangunannya terlihat jelas.

“Beliau juga sudah tak asing lagi dengan masyarakat Tanah Bumbu. Apalagi visi misinya sangat sesuai dengan jargon yang diusungnya ‘Kembali untuk Mengabdi’,” tegas Suyatdi.

Asal tahu saja, selama melakoni kampanye dialogis di berbagai desa, paslon ZR selalu di damping petinggi lima partai pengusungnya, PKB, Golkar, PAN, PKS, NasDem, serta empat parpol pendukung nonparlemen, Garuda, Hanura Perindo dan Demokrat.

Dalam kampanye dialogis di Kecamatan Kuranji ini, paslon ZR menyambangi Desa Karang Intan, Mustika, Giri Mulia dan Desa Kuranji.

Penulis: Mohammad Apriani

Editor: Riana

Previous articleTeten Pastikan Tak Akan Menunda Proses RPP di UU Ciptaker
Next articleBansos Belum Efisien, Pengamat: Perlu ada Aturan dan Sanksi