Sergai, PONTAS.ID – RAD (27) warga Kecamatan Dolok Merawan, Serdang Bedagai (Sergai) yang bekerja sebagai tenaga medis di RS Grand Medistra Lubuk Pakam (Deli Serdang) dinyatakan positif Covid-19. RAD diketahui selama ini diperbantukan di RS Martha Friska Medan sebagai relawan untuk menangani pasien Covid-19.
“Sekembali dari menjalankan tugas kemanusiaan tersebut, pihak RS Grand Medistra melakukan PCR Test kepada RAS sebagai langkah pengamanan. Hasilnya, RAD dinyatakan positif,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Covid19 Sergai, Akmal di Seirampah, Selasa (7/7/2020).
“Kondisi yang bersangkutan saat itu tidak memiliki keluhan seperti demam, sesak, batuk, flu atau gejala positif Covid-19 pada umumnya. Hasil Test ini langsung diinformasikan ke Dinas Kesehatan Sumatera Utara. Lalu pada 6 Juli, Dinkes Sergai menerima hasil tes tersebut,” lanjutnya.
Ketika hasil tersebut diterima, Dinkes Sergai langsung meneruskan informasi itu ke Puskesmas Dolok Merawan untuk dilakukan prosedur contact tracing dan proses disinfeksi.
“Dari hasil pelacakan, diketahui jika ada dua orang kontak erat yang tinggal serumah dengan RAD yakni yah dan Ibunya. Kepada keduanya juga akan dilakukan PCR test. Sedangkan RAD dirujuk ke RS GL. Tobing, Tanjung Morawa,” terang Akmal.
Akmal menambahkan, Gugus Tugas lewat Dinkes Sergai bersama aparat desa juga akan melakukan usaha preventif untuk mencegah penyebaran lanjutan di sekitar lingkungan domisili korban. “Langkah-langkah yang diambil seperti proses disinfeksi (penyemprotan disinfektan) terhadap kediaman dan lingkungan sekitar RAD,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ini kasus positif Covid-19 di Sergai menjadi 5 orang, dengan rincian 3 orang sedang dirawat di RS G.L. Tobing, 1 orang di RS Martha Friska dan 1 orang di RS Mitra Sejati.
Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang menjalani masa pantau selama 14 hari ada sebanyak 45 orang.
Kemudian ODP yang selesai masa pantau dan dinyatakan sehat ada sebanyak 786 orang serta jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 2 orang dan yang sudah selesai sebanyak 38 orang.
Lalu untuk warga yang meninggal dunia ada 2 orang berstatus ODP, 5 orang PDP dan 1 orang positif Covid-19.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Pahala Simanjuntak



























