Tanjab Timur, PONTAS.ID – Pasca kebakaran hebat yang terjadi di perkampungan nelayan di RT.19/RW.04 Kelurahan Nipah Panjang pada Selasa (23/7/2019) lalu, Komunitas Arema Rantau Rasau melakukan aksi sosial pengumpulan dana untuk membantu korban terdampak kebakaran.
“Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” kata Koordinator lapangan aksi sosial Arema Rantau Rasau, Arfan kepada wartawan di lokasi penggalangan dana, Nipah Panjang, Tanjung Jabung Timur, Jumat (27/7/2019).
Pihaknya kata Arfan, bersama anggota komunitas turun ke jalan dengan tertib untuk mengumpulkan dana dari para pengguna jalan yang nantinya akan disalurkan kepada korban dan keluarganya.
“Ini merupakan inisiatif sendiri dan aksi spontan kami melakukan penggalangan dana dengan harapan bisa mengurangi beban korban terdampak. Kami mengimbau kepada seluruh elemen untuk turut membantu korban bencana dalam bentuk apapun,” kata Arfan.
Sebelumnya, kebakaran besar terjadi di perkampungan nelayan, Nipah Panjang, Tanjab Timur, Jambi. Akibatnya, 14 rumah hangus terbakar dan 81 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa ini juga meluluh lantakkan beberapa sepeda motor, kapal penangkap ikan (pompong ), alat tangkap nelayan serta harta benda lainnya.
Sebagian besar rumah warga yang terbakar merupakan rumah panggung semi permanen yang berada di pinggir sungai.




























