Harga Sawit Anjlok, DPR Dorong Pemerintah Cari Solusi

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Jakarta, PONTAS.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit yang saat ini menyentuh Rp 700 per kilogram (Kg), ditambah masih maraknya tengkulak yang membeli sawit dibawah harga yang telah ditentukan oleh Dinas Perkebunan Daerah, sehingga petani semakin kesulitan untuk membeli pupuk. Hal ini ditanggapi Ketua DPR,  Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk mencari solusi meningkatkan harga TBS Sawit, seeprti dikutip dari keterangan resminya, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Dinas Perkebunan Daerah untuk segera mencari solusi untuk meningkatkan harga kelapa sawit, serta serta menindak tegas oknum tengkulak agar petani tidak mengalami kerugian dan meningkatkan peran koperasi agar dapat membeli TBS Sawit sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

Ia juga Mendorong Kementan bersama Dinas Perkebunan untuk melakukan penyuluhan kepada petani sawit mengenai fungsi dan keuntungan membentuk atau bergabung dalam kelompok tani, sehingga para petani yang enggan dapat tertarik untuk bergabung dalam kelompok tani.

Bambang juga mengatakan, agar Kementan bersama Dinas Perkebunan untuk memberikan akses kemudahan bagi para petani dalam mendapatkan pupuk, dan mendorong petani untuk melakukan peremajaan perkebunan kelapa sawit yang sudah lebih dari 25 tahun serta memberikan pendampingan dan pelatihan terhadap petani, guna membantu petani meningkatkan jumlah dan kualitas hasil perkebunan.

Penulis: Hartono

Editor: Idul HM

Previous articlePedangang Kuliner Keluhkan Harga Cabai Mahal
Next articleHarga Cabai di Pasar Tradisionol Jakarta Tembus 85 Ribu Per Kg