Pemuda dan Ulama Asahan Tolak People Power, Ini Sebabnya 

Asahan, PONTAS.ID – Belakangan ini masyarakat diributkan dengan isu People Power yang dilontarkan sekelompok orang terkait rasa ketidakpuasannya akan hasil yang diperoleh dari perhelatan demokrasi 17 April lalu.

Di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, isu People Power tersebut mendapat respon ataupun tanggapan dari tokoh agama dan tokoh pemuda.

Mereka senada dalam memberikan pendapat yakni menolak dengan tegas isu People Power tersebut.

Ketua MUI Kabupaten Asahan Salman Abdullah Tanjung mengatakan agar masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu-isu hoaks yang bersifat untul memecah belah persatuan sesama umat.

“Jangan terpancing dengan isu-isu bohong, mereka hanya ingin merusak persatuan sesama umat,” kata Ketua MUI Asahan itu, Sabtu (18/5/2019).

Senada dengan Ketua MUI Asahan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Asahan Humaidy Syamsuri Pane mengajak masyarakat untuk menahan diri dan bila ingin melakukan sesuatu hal harus sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Jangan melakukan sesuatu hal yang bersifat inskontitusional, apalagi ingin melakukan makar,” tegas Humaidy.

Tak berbeda jauh dengan pendapat kedua tokoh agama tersebut,

Ketua DPD IPK Kabupaten Asahan, A. Halim, dan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Asahan Donald Panjaitan juga mengatakan agar masyarakat lebih mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini telah terbina dengan baik.

“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan berbangsa, khususnya kalangan generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu hoaks ataupun ujaran kebencian,” ujar Halim.

Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak
Previous articleKontrol Aktivitas Tanah Abang, Pemprov DKI akan Bangun Kantor Bersama
Next article100 Pelajar Ikuti Pesantren Kilat Disdik Asahan