Jakarta, PONTAS.ID – Pihak Ombudsman RI akan membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melobi PT Kereta Api Indonesia (KAI), guna membangun akses jalan dari jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau Skybridge, ke Stasiun Tanah Abang.
Demikian disampaikan oleh Kepala Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya, Teguh Nugroho usai menghadiri acara soft launching sosialisasi ke para pedagang yang akan berjualan di Skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus), Senin (15/10/2018).
“Iya itu teman-teman Pemprov juga minta kami koordinasi dengan PT KAI karena kan nggak bisa juga PT KAI egois dengan tetap membuat penumpang turun ke bawah. Kalau turun ke bawah itu akan jadi sumber kemacetan baru,” kata Teguh dilokasi acara tersebut.
Menurutnya, jika PT KAI menghambat jalannya proses tersebut, dan menciptakan pedagang kaki lima (PKL) lagi di trotoar, maka PT KAI bisa dinilai tidak kooperatif. Teguh berharap PT KAI melihat upaya ini sebagai kepentingan bersama, agar penambahan PKL liar tidak terjadi lagi.
Di dalam area Skybridge, sudah ada 100 kios berukuran 1×1,5 meter. Teguh menyatakan sisanya, yaitu 346 kios akan ditempatkan setelah JPM yang berada di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu terselesaikan pada tanggal 30 Oktober 2018 mendatang.
“Sekarang baru 100 pedagang yang bisa jualan. Memang bertahap jadi tidak sekaligus, yang penting mereka dapat kepastian lokasinya di mana dulu begitu. minimal pedagang senang karena sudah dapat kepastian bisa berjualan di sini,” terang Teguh.
Editor: Risman Septian




























