Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, Selasa (1/5/2018). Dalam kunjungannya, Menhub Budi meninjau program padat karya, serta menemui masyarakat yang berada di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.
Dalam kunjungannya, Menteri Budi melihat bahwa unsur yang bersifat keselamatan itu tidak menjadi penting bagi bagi pelaut di Kepulauan Seribu.
“Padahal di laut itu kan ada suatu resiko. Oleh karenanya saya akan menugaskan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk mendaftar warga-warga di sini untuk sekolah short course untuk pelaut. Ada yang 3 hari, seminggu, dan sebagainya,” jelas Menhub Budi, seperti dilansir dephub.go.id, Rabu (2/5/2018).
Pelatihan ini, lanjut Budi akan dilakukan bekerjasama dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan, untuk membantu mengumpulkan warga dan pelaut yang akan diberi pelatihan.
“Kita sekolahkan di sekolah-sekolah kita, karena kalau dipencar-pencar fasilitasnya akan kurang maksimal. Tahun ini kita memiliki jatah 100 ribu pelaut untuk dilakukan short course,” kata Menhub.
Kompetensi Pelaut
Budi juga mengakui, perlunya suatu perbaikan berkaitan dengan pelayanan kapal salah satunya buku pelaut.
“Bagi saudara kita di lapangan, buku pelaut, buku kapal itu sangat penting ya. Jadi case di daerah ini kita serap supaya mereka mendapatkan suatu layanan yang baik,” tambah Menhub.
Agar layanan buku pelaut ini dapat dilakukan dengan baik, lanjut Budi, Kemenhub akan mrlakukan langkah diskusi bersama dengan instansi terkait untuk menentukan layanan yang akan diberikan.
Menhub menjelaskan pentingnya buku pelaut ini adalah agar pelaut memiliki kompetensi khusus tentang keselamatan dan agar mendapatkan pengetahuan tentang prosedur kelautan.
“Sebenarnya kebutuhan untuk tenaga pelaut itu banyak, tapi mereka harus dibekali dengan sertifikat yang namanya buku pelaut. Walaupun mereka bekeja secara individual, tapi mereka juga harus punya kompetensi khususnya tentang keselamatan dan harus tahu tentang prosedur mengenai kelautan itu sendiri,” tutup Menhub.
Dalam kunjungannya, Menteri Perhubungan turut didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Djoko Sasono, beserta Staf Khusus Menhub Bidang Hubungan Antar Lembaga Buyung Lalana
Editor: Hendrik JS




























