Tak Kunjung Mulus, Pemkab Tanah Bumbu Pertanyakan Pelaksanaan Proyek Balai Jalan KemenPUPR

Tanah Bumbu, PONTAS.ID – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab Tanah Bumbu, Subhansyah mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta klarifikasi kepada PT Adhi Karya, selaku kontraktor serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Jalan dan Jembatan Wilayah XI Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), untuk Pekerjaan Peningkatan dan Pemeliharaan Ruas Jalan Asam-asam hingga Batulicin terkait beberapa titik yang belum kunjung beraspal mulus.

“Ini juga keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan masih rusak belum ditangani padahal masuk dalam proyek yang sudah jalan sejak tahun lalu,” kata dia di ruang kerjanya kantor Dinas PUPR Pemkab Tanah Bumbu, Kamis (11/8/2022).
Dijelaskan dia, pihak Pemkab Tanah Bumbu saat kedatangan PT Adhi Karya dan perwakilan dari Balai Jalan dan Jembatan Nasional Wilayah XI KemenPUPR RI pada Rabu Tanggal 10 Agustus 2022 di ruang aula Dinas PUPR setempat juga mendesak agar penanganan perbaikan jalan dilaksanakan secepatnya.

“Yang kita heran proyek ini titik ruas jalan di wilayah kabupaten tetangga sudah tertangani, tapi di wilayah Tanah Bumbu terkesan diperlambat pengerjaannya,” heran dia.

Menanggapi, staff Engeenering PT Adhi Karya, Ade memastikan pelaksanaan pekerjaan saat ini berjalan sesuai jadwal dan metode kerja sesuai dalam kontrak kerja.

Menanggapi, staff Engeenering PT Adhi Karya, Ade memastikan pelaksanaan pekerjaan saat ini berjalan sesuai jadwal dan metode kerja sesuai dalam kontrak kerja.

“Memang kami akui masih ada keterlambatan sekitar 3 persen dari progres seharusnya. Tapi, karena fakor cuaca yaitu diguyur hujan sempat beberapa kali mengulang pekerjaan,” terang dia.

Namun, dipastikan dia beberapa ruas jalan baik peningkatan maupun pemeliharaan yang masuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu pada akhir tahun ini tertangani sesuai rencana.
“Salah satunya ruas jalan di Petung yang kondisinya sulit dilintasi paling lambat akhir tahun ini akan mulus, minimal satu lapis aspal dari seharusnya 3 lapis aspal,” yakin dia.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Jalan dan Jembatan Wilayah XI KemenPUPR RI, Saleh menyebutkan paket pekerjaan ini sepanjang 148 Kilometer dengan jenis pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 30 kilometer dan pemeliharaan jalan sepanjang 118 kilometer dengan menelan biaya lebih dari Rp 172 Miliyar dari APBN.

“Pelaksanaannya multiyears dimulai dari Juli 2021 hingga 2023 karena tidak mungkin selesai dalam tahun tunggal. Kami optimis dengan progres yang sudah berjalan kalau tidak ada hambatan kedepannya pekerjaan akan selesai tepat waktu sesuai kontrak,” sebut dia.

Penulis: Mohammad Apriani
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleKalsel Innovation Award 2022, ‘Kurma Manis’ Raih Pujian
Next articlePelantikan DPD KNPI Kabupaten Tapanuli, Hasrul: Harus Memiliki Karya!