Adapun Operasi lilin itu sendiri bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), yang akan berlangsung dari tanggal 23 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.
Pada kesempatan tersebut, Ansar melakukan pemeriksaan pasukan serta menyematkan pita operasi kepada perwakilan peserta apel.
Selanjutnya Gubernur Kepri membacakan amanat Kapolri yang mengajak semua instansi terkait untuk bersinergi bersama Polri dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman tersebut selama gelaran perayaan Nataru berlangsung.
“Nataru sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia, guna melaksanakan kegiatan ibadah, berkumpul, bersuka cita bersama keluarga serta merayakan pergantian tahun di berbagai lokasi,” sambutnya.
Hal ini tentu akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas masyarakat sehingga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan juga penyebaran Covid-19.
Lanjutnya, terlebih dari data Kemenhub RI diprediksi akan ada 11 jutaan masyarakat yang akan mobilitas selama Nataru.
“Berkaca dari pelaksanaan Nataru tahun lalu sambung G kondisi ini bisa mengakibatkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19, jika tidak dilakukan antisipasi secara baik oleh kita semua terlebih kita dihadapkan pada varian baru jenis omicron yang penyebarannya 5 kali lebih cepat dari varian delta,” imbuhnya.
Varian terbaru jenis ini sendiri saat ini, kata Dia, telah menyebar di lebih dari 103 negara di dunia, termasuk di Indonesia yang saat ini terkonfirmasi sudah ada 5 orang warga negara yang tertular dari varian ini.
“Guna mengantisipasi hal tersebut, Polri didukung pihak TNI bersama Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan lainnya, terus memfokuskan pengamanan pelaksanaan operasi lilin dengan menyasar, 54.959 obyek di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Mulai dari gereja, tempat wisata, pusat perbelanjaan, pusat pusat perayaan tahun baru, termasuk terminal, pelabuhan, stasiun kereta hingga bandara.
Menurut informasi yang didapat,177.212 personel gabungan akan diterjunkan dan ditempatkan di 19 464 pos pengamanan dan 1.082 pos pelayanan.
Diakhir pembacaan amanat Kapolri Ansar mengingatkan, ditengah situasi pandemi Covid-19 yang sudah terkendali, aktifitas ekonomi yang terus bergerak, mengajak semua masyarakat terus menjaga penyebaran kasus ini dengan cara disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Ansar juga berpesan, penguatan PPKM Mikro sampai tingkat RT, meminta pengelola wisata mendapatkan sertifikasi CHSE, melaksanakan penjagaan dan pengawasan tempat ibadah, pengawasan pada pelaku perjalanan, penguatan dan pengawasan karantina PPLN bagi yang masuk ke Indonesia, juga mengkonfirmasi langsung setiap adanya kasus konfirmasi, melakukan random check swab antigen kepada pelaku perjalanan, menutup alun alun dan meniadakan segala kegiatan pergantian tahun hingga melakukan manajemen rekayasa.
“Semua pasukan yang terlibat dalam pelaksanan Operasi Lilin Seligi 2021 untuk, menjaga stamina dan kesehatan, melakukan deteksi dini terhadap semua dinamika yang terjadi,pungkasnya.
Upaca Apel Operasi Lilin 2021turut dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu, Pangkogabwilhan 1 Laksma Muhammad Ali, Ketua DPRD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, Kajati Kepri Hari Setiono, Danlantanmal IV Tanjungpinang Laksma Dwika Tjahja Setiwan, Daguskamla Koarmada 1 Laksma Bima Bayu Seto dan sejumlah FKAD Kepri.
Penulis:Thomson Budi
Editor: Fajar Virgyawan Cahya




























