Kendal, PONTAS.ID – Wakil Bupati Kendal, H. Windu Suko Basuki menghadiri peletakkan batu pertama pembangunan Musala Baiitussolihin di Desa Kedung Gading, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal,Jawa Tengah Senin (5/7/2021).
Dalam sambutannya, Basuki menyampaikan apresiasi kepada warga Kedunggading dan jajaran pemerintahan desa.
“Saya berharap, bahwa masyarakat tidak lelah dalam berbuat kebaikan, termasuk dalam membangun tempat ibadah yang nantinya akan bisa dipergunakan sepenuhnya oleh masyarakat untuk menjalankan aktifitas ibadah,” kata Wakil Bupati.
Wakil Bupati Kendal menjelaskan, membangun rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Maka dari itu, ia mengajak masyarakat Desa Kedung Gading agar bersma-sama menyukseskan pembangunannya.
“Dengan adanya musala di dusun ini, saya berharap akan semakin meningkatkan iman dan taqwa kita. Saya berharap panitia tidak merasa lelah dan capek dalam fisabilillah, berjalan di jalan Allah,” ujarnya.
Selain itu, Basuki mengingatkan setelah dibangunya tempat ibadah, yang terpenting juga harus dirawat dengan baik, sehingga kegiatan keagamaan juga dapat berjalan dengan baik.
“Mari sama-sama kita doakan kepada para panitia agar dalam pembangunan berjalan dengan baik, semoga dengan dibangunnya Musala Baitussolihin ini dapat menambah iman dan taqwa kita semua. Saya juga berpesan, nantinya juga harus dirawat, agar kegiatan keagamaan bisa berjalan dengan baik, nyaman dan sehat,” jelas Basuki.
Dalam kesempatan itu, Ia juga mengimbau kepada warga, agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan dengan baik dimanapun berada, sehingga dapat terhindar dari Penyebaran virus Covid-19.
Sementara itu, Kepala Desa Kedunggading M. Budiono mengatakan, kehadiran Wakil Bupati Kendal atau yang akrab disapa Pakde Bas ini, bisa memberikan berkah dan menambah semangat gotong royong di Kedunggading.
“Saya ucapkan terima kasih atas kerawuhan Pak Debas di desa kami, sehingga memberikan hiroh atau semangat bagi kami. Sesuai dengan tagline Kedunggading sendiri adalah gotong royong,” kata Budiono.
Desa Kedunggading sendiri, lanjut Budiono, pada tahun 2018 adalah pelaksana terbaik gotong royong di tingkat Kabupaten Kendal. “Pada 2019 berhasil menjadi pelaksana terbaik III gotongroyong di tingkat Jawa Tengah,” ungkapnya.
Sebagai informasi, dalam pelaksanaan peletakan batu pertama ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Terlihat dengan hadirnya Satgas Covid-19 dan penerapan pembatasan tamu undangan tersebut
Turut hadir, Kepala Desa Kedung Gading beserta jajaran, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat setempat.
Penulis: Prawoto
Editor: Ahmad Rahmansyah.




















