Tanpa Nilai Pancasila, Demokrasi Bisa Lahirkan Tirani

Jhon Kennedy Azis bersama Maman Imanulhaq dalam diskusi Dialektika Demokrasi
Jhon Kennedy Azis bersama Maman Imanulhaq dalam diskusi Dialektika Demokrasi

Jakarta, PONTAS.ID – Anggota Badan Pengkajian MPR RI dari Fraksi PKB, Maman Imanul Haq menegaskan Indonesia merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dengan 200 juta pemilih. Namun, demokrasi harus dijalankan berdasarkan nilai-nilai Pancasila agar tidak menyimpang.

“Demokrasi bukan sistem terbaik, tetapi paling tepat untuk membagi kekuasaan di Indonesia. Tanpa nilai Pancasila, demokrasi bisa melahirkan tirani,” katanya

Maman menambahkan, pentingnya mempraktikkan lima sila Pancasila dalam demokrasi, mulai dari ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, hingga keadilan sosial. Menurutnya, musyawarah mufakat harus kembali menjadi mekanisme utama dalam pengambilan keputusan.

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan politik berkelanjutan serta penguatan kebebasan sipil. Menurutnya, alih-alih berita bohong atau provokasi, ruang publik harus diisi dengan edukasi.”Media dan masyarakat sipil adalah pilar penting demokrasi. Di era ini, kita harus mengedepankan substansi, bukan sekadar narasi yang memecah belah,” ungkap Maman.

Previous articleJaga Stabilitas Pangan Polres Pasuruan Salurkan Beras Murah ke Seluruh Wilayah 
Next articleAlokasi Anggaran Pangan 2026 Harus Dioptimalkan dengan Langkah Terukur dan Konkret