Tanamkan Jiwa entrepreneurship, TK Al Hidayah 2 Terapkan Konsep “Market Day”

Kegiatan Market Day TK Al Hidayah 2, Kelapa Gading, Foto: PONTAS.ID

Jakarta, PONTAS.ID – Bazar makanan dan minuman menghiasi halaman TK Al Hidayah 2 yang berdomisili di Kelapa Gading. Di bawah hangatnya sinar mentari pagi, para peserta didik yang didampingi wali murid sibuk menata jajanan sehat dan tradisional serta produk yang akan dijual.

Hal ini merupakan program “Market Day” yang konsisten dilaksanakan oleh TK Al Hidayah 2 dalam rangka mendorong Jiwa Entrepreneurship pada anak didik. “Tujuannya untuk melatih keterampilan berwirausaha pada anak sejak usia dini. Selain itu, melatih keberanian, meningkatkan kepercayaan diri dan mengasah kreativitas,” ujar Kepala Sekolah TK Al Hidayah 2, Dedeh Nuriyati S.Pd saat dihubungi PONTAS.id, Rabu (15/1/2025).

Bunda dedeh sapaan akrabnya mengatakan, program market day menjadi kegiatan rutin lantaran banyak hal positif yang bisa diserap oleh anak didik. “Ini pembelajaran learning by doing. Mereka belajar cara berinteraksi dengan pembeli, menjelaskan produk yang mereka jual dan melatih daya interaksi dalam sebuah transaksi jual beli. Serta mengenalkan mereka dengan mata uang rupiah,” tandasnya

Pada kesempatan ini, salah satu orang tua murid, Suci Rachma Putri, mengapresiasi langkah TK Al Hidayah 2 yang konsisten menjalankan program market day.

“Jujur, program market day sangat fundamental sekali untuk diterapkan. Pasalnya, ini bisa menjadi wadah untuk mengembangkan keterampilan sosial bagi anak kami. Bayangkan, sejak dini sudah diajarkan cara untuk berdagang yang akan menjadi bekal untuk menghadapi kehidupan nyata di era mendatang. Terima kasih kami ucapkan kepada guru-guru yang telah membimbing anak-anak kami dalam proses belajar dan mengajar,” tuturnya

Pantauan PONTAS.id di lokasi, peserta didik yang berusia 3 sampai 6 tahun sangat antusias melakukan transaksi jual beli. Kali ini, kelas B1 berperan menjadi penjual sedangkan kelas lain berperan menjadi para pembeli.

Terhitung ada 14 stand yang menjual berbagai produk mulai dari makanan, minuman hingga alat tulis. Para peserta didik, orang tua murid dan para guru pun terlihat berbondong-bondong menyerbu stand untuk membeli produk yang dijajakan. Tak sampai 2 jam, mayoritas produk yang dijajakan ludes diborong para pembeli.

 

Penulis: Rahmat Mauliady

Editor: Fajar Virgyawan Cahya

Previous articleSoal Retreat Kepala Daerah, MPR: Pusat dan Daerah Lari Bersama Kejar Target 8 Persen
Next articleMPR Dukung Prabowo soal Data Tunggal Untuk Maksimalkan Perlindungan Sosial