Kisruh Dana Desa, Ini Alasan Kades Krengih Ancam Pecat Perangkat Desa

Pasuruan, PONTAS.ID- Dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) untuk warga yang terdampak Covid-19 tahun 2021 lalu, di Desa Krengih, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Yang seharusnya dana tersebut dibagikan bagi warga yang sudah tercatat yang berhak dapat BLT tersebut. Diduga dana ini telah diselewengkan oleh PJ Kepala Desa dan Perangkatnya .

Menurut informasi warga setempat Hanifah, BLT tahun 2021 kemarin yang biasanya dapat bantuan, kok tiba – tiba tidak dapat padahal data namanya ada.

Sudah dimintai KTP, KK, serta data syarat lainnya. saat saya tanyai keperangkat desa tersebut bilangnya tidak dapat.

“Saya merasa kecewa biasanya dapat kok sekarang gak dapat bantuan, dikasih kesiapa jatah BLT ku,” ungkapnya.

PJ Kades Krengih Kurdi saat dikonfirmasi mengatakan, penyelewengan gimana mas, waktu pembagian sudah dapat semua. Mas tanya saja ke Masyarakat sudah terima berapa bulan BLT nya.

“Mas jangan asal bicara, mas tanya lagi ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD),” jelasnya kepada PONTAS.id saat di hubungi melalui aplikasi WhatsApp, Kamis (26/5/2022)

Menurut, Parisi Kepala desa Krengih yang baru dilantik beberapa minggu lalu saat dikonfirmasi mengatakan, beberapa Perangkat desa memang sudah sering bermasalah, warga saya banyak yang mengeluh akibat kinerja mereka.

“Saya sudah banyak mengantongi bukti, semenjak saya sebagai Kepala desa sampai saya terpilih kembali, rencananya akan saya pecat karena sudah beberapa kali saya peringatkan untuk perangkat desa tersebut,” pungkasnya

Penulis: Abdullah

Editor: Yos Casa Nova F

Previous articleBuya Syafii Wafat, DPR: Indonesia Kehilangan Sosok Guru Bangsa
Next articleTingkatkan Upaya Penanggulangan Bencana Alam di Tanah Air dengan Langkah Antisipatif

1 COMMENT