OKU Timur, PONTAS.ID – Kepala Sekolah SMPN 1 Buay Pemuka Pelitung, Pujianto terkesan tak peduli dengan penerapan protokol kesehatan selama melaksaankan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas TA 2021-2022 selama pandemi Covid-19 berlangsung.
“Nama nya juga anak anak pak susah dibilangin, maaf saya juga buru buru mau rapat,” ketus Pujianto saat dikonfirmasi PONTAS.id di ruangannya, Rabu (22/9/2021).
Padahal, Bupati Oku Timur sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 420/567/1.DISDIKBUD.OT/2021, tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas tahun pelajaran 2021/2022, dì massa pandemi covid-19 yang dimulai 16 Agustus lalu.
Namun, sekolah yang berada di Jln. Jati Tunggal, Pemetung Basuki, Kecamatan Buay Pemuka Peliung ini malah abaikan intruksi tersebut.
Pantauan PONTAS.id di lokasi , terlihat siswa dan guru melaksanakan PTM tanpa memakai masker. Siswa juga terlihat berkerumun.
Parahnya, tidak ada sabun dan tempat pencuci tangan. Bahkan, selain tidak ada alat pengukur suhu tubuh, juga masih ada beberapa Guru yang mengajar tidak memakai masker.
Sebagai informasi, Kabupaten Oku Timur saat ini padahal masih dalam kondisi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, dan masih berusaha untuk mmengatasi bahkan menekan melonjaknya kasus Covid-19 yang berada di lingkungan sekolah.
Penulis: M. Abdi Nurroin
Editor: Ahmad Rahmansyah




























