Suap Bupati Bogor, KPK Periksa Kepala BPK Jabar

Jakarta, PONTAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, dijadwalkan memanggil 10 saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021.

Di antara salah satu saksi tersebut, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jabar yaitu Agus Khotib dipanggil KPK untuk dilakukan pemeriksaan.

“Hari ini, pemeriksaan saksi dugaan tindak pidana korupsi suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 untuk tersangka Bupati Bogor nonaktif yaitu AY,” kata Plt Juru Bicara Penindakan, Ali Fikri kepada wartawan PONTAS.id, melalui keterangan resminya, Kamis (19/5/2022).

Adapun selain Kepala BPK Agus Khotib, 9 saksi lainnya dipanggil KPK untuk dilakukan pemeriksaan dalam dugaan kasus suap, antara lain :

1. Emmy Kurnia (PNS BPK Perwakilan Jawa Barat).

2. Heru Haerudin (PNS/ PPK Bina Marga Dinas PUPR Kab. Bogor).

3. Soebiantoro (PNS/ Kepala Dinas PUPR Kab. Bogor).

4. Gantara Lenggana (PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor).

5. Krisman Nugraha (PNS/ Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kab. Bogor).

6. R. Indra Nurcahya (PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor).

7. Aldino Putra Perdana (PNS di Dinas PUPR Kab. Bogor).

8. Winda Rizmayani (PNS BPK Perwakilan Jawa Barat).

9. Dessy Amalia (PNS BPK Perwakilan Jawa Barat).

Sebelumnya, dalam penyidikan kasus tersebut, KPK juga telah memeriksa sembilan saksi lainnya untuk tersangka AY dan kawan-kawan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2022) kemarin.

Sebagai informasi, KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor Tahun Anggaran 2021

Tersangka tersebut yaitu sebagai pemberi (AY) Bupati Bogor, (MA) Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor, (IA) Kasubid Kas Daerah BPKAD Kabupaten Bogor dan (RT) PPK pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, tersangka sebagai penerima suap, yaitu (ATM) pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Kasub Auditorat Jabar III/Pengendali Teknis, (AM) pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor, (HNRK) pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/pemeriksa dan (GGTR) pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/Pemeriksa.

Penulis : Fajar Adi Saputra

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleHindari Euforia Pelonggaran Penggunaan Masker di Tanah Air
Next articleSidang Berjalan Lancar, Menkominfo Apresiasi Delegasi DEWG G20

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here