Penjualan Menurun Akibat Pandemi, Petani Bunga Sedap Malam Bangkit di Tahun Ini

Pasuruan, PONTAS.ID – Kurang lebih dua tahun pendapatan petani Bunga Sedap Malam di Pasuruan menurun yang disebabkan Pandemi Covid-19 yang begitu berkepanjangan. Meski Bunga tersebut bisa dipanen, tetapi jumlah pembeli sangat berkurang karena tidak bisa dijual ke daerah lain dan luar kota.

Jika dua tahun belakangan ini petani Bunga Sedap Malam mengalami kerugian, di tahun 2022 ini Alhamdulillah seperti salahsatu petani bernama Yasid mengungkapkan penghasilannya bertambah.

“Saya sekarang merasa senang di tahun ini karena tanaman Bunga Sedap Malam-nya dapat pesanan banyak yang dikirim ke luar kota seperti, Bali , Banyuwangi dan Kota lainnya. Jadi kali ini saya bisa merasa lega merasakan angin surga,” ungkap petani Bunga Sedap Malam asal kecamatan Rembang, Pasuruan ini kepada PONTAS.id, Senin (16/5/2022).

Ia mengatakan, untuk memanen Bunga Sedap Malam bisa dipastikan selama dua tahun. “Tetapi bisa dipetik seminggu satu kali untuk dijual. Bagi Bunga yang sudah mekar sudah bisa diambil, sementara yang belum mekar, ya tidak bisa diambil,” kata Yasid.

Yasid berharap virus Covid-19 sudah tidak ada lagi, karena baginya ia sudah merasakan angin surga lagi. “Semenjak itu selama dua tahun saya merasakan rugi dan tidak menuai hasil. Alhamdulilah sekarang bisa normal lagi,” tandasnya.

Penulis: Abdullah
Editor: Ahmad Rahmansyah

Previous articleSupport Tim Indonesia di Final Thomas Cup, Senator Hasan Basri Gelar Nobar
Next articleBertemu Sejumlah Pengusaha Arab, Ketua DPD: Indonesia ke Depan akan Menjadi Penjaga Harapan Hidup Dunia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here