DPD Ajak Masyarakat Kawal Proses Hukum Mafia Migor

Penyidik Kejaksaan Agung menahan empat tersangka terkait perkara kelangkaan minyak goreng dalam kasus korupsi melalui Pemberian Fasilitas Ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan Turunannya, pada Selasa (19/4/2022) //Foto: Puspenkum Kejaksaan Agung RI

Surabaya, PONTAS.ID – Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak masyarakat mengawal proses hukum mafia minyak goreng (Migor). LaNyalla berharap para mafia yang merugikan masyarakat benar-benar mendapatkan hukuman yang setimpal.

Terkait penangkapan empat mafia orang mafia minyak goreng, Senator asal Jawa Timur itu mengingatkan agar masalah ini hanya diselesaikan proses hukum semata karena telah merugikan keuangan negara hasil aktivitas ekspor.

“Saya meminta kesungguhan para penegak hukum agar mereka diberikan
hukuman berat. Saya jugA mengingatkan agar pemerintah mengembalikan harga minyak goreng agar rakyat dapat segera kembali menjalani usahanya dengan tenang,” harap LaNyalla, Jumat (22/4/2022).

LaNyalla mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta mengawasi jalannya proses hukum jangan sampai mereka lolos dari jerat hukum dan melenggang menikmati uang hasil korupsi. Sementara rakyat terus gigit jari di tengah sistem pemerintahan oligarki.

“Saya juga mengajak masyarakat luas untuk mengawasi 88 perusahaan lainnya. Dan sangat mungkin masih ada perusahaan lain yang telah menyelewengkan CPO dan menyebabkan kelangkaan minyak goreng,” ujar LaNyalla.

Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung akhirnya turun tangan atas dugaan adanya mafia minyak goreng yang menyebabkan harganya melambung tinggi.

Saat ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia tengah mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian izin persetujuan ekspor minyak goreng tahun 2021-2022.

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengungkapkan ada sekitar 88 perusahaan eksportir crude palm oil (CPO) dan produk turunannya, termasuk minyak goreng, yang diawasi Kejagung

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleKominfo Siapkan Pendampingan untuk Percepatan Pembentukan Smart City
Next articleDorong Wirausaha Go Digital, Menkominfo: 63% Peserta DEA-DTS 2022 Perempuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here