Kunjungi Wisata Belanja Garut, Syarief Hasan: Pelaku Usaha UMKM Perlu Mendapat Pelatihan dan Pendampingan

Jakarta, PONTAS.ID- Wakil Ketua MPR Syarief Hasan berkesempatan mengikuti acara ‘Wisata Belanja Garut, Ramadan Fair 1443 H’.

Disini pelaku usaha kecil, menengah, dan mikro yang menjajakan berbagai produk makanan, minuman, baju, bahkan produk kebanggaan masyarakat Garut yakni jaket, tas, dompet, dan ikat pinggang dari kulit tengah

Dalam kunjungan, Menteri Koperasi dan UMKM di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengunjungi tenda-tenda yang ada, dirinya memotivasi dan berdialog dengan para pelaku usaha di kabupaten yang disebut Swiss Van Java itu.

Pria asal Palopo, Sulawesi Selatan, itu bahkan membeli beberapa produk yang dijajakan seperti kopi, abon, kerupuk, dan beberapa makanan ringan yang lainnya.

Kepada wartawan, politisi dari Partai Demokrat itu mengatakan produk yang dihasilkan oleh warga Garut sudah bagus. Meski demikian dirinya mendorong beberapa produk yang ada perlu lebih ditingkatkan lagi.

“Saya masih melihat ada beberapa produk di mana ‘packaging’ atau kemasannya perlu diberi sentuhan yang lebih baik lagi”, tuturnya, Kamis, (14/4/2022).

Menurut pria yang baru dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Makassar itu, produk yang ditawarkan atau dijual, kualitasnya bukan hanya mengandalkan isinya. Pelengkap yang lain seperti kemasan harus juga benar-benar diperhatikan agar lebih menarik dan menjual. “Bila itu dilakukan insha Allah akan lebih menarik”, tuturnya. “Contohnya produk kopi yang ada, bila kemasannya bagus, pasti akan lebih banyak terserap di pasar”, tambahnya.

Untuk menuju ke sana diakui oleh Syarief Hasan memang perlu ada pelatihan dan pendampingan. “Nah kedua hal inilah yang perlu terus ditingkatkan dan mendapat perhatian dari pemerintah”, paparnya. erkunjung ke acara itu. Dalam kunjungan, Menteri Koperasi dan UMKM di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengunjungi tenda-tenda yang ada, dirinya memotivasi dan berdialog dengan para pelaku usaha di kabupaten yang disebut Swiss Van Java itu. Pria asal Palopo, Sulawesi Selatan, itu bahkan membeli beberapa produk yang dijajakan seperti kopi, abon, kerupuk, dan beberapa makanan ringan yang lainnya.

Kepada wartawan, politisi dari Partai Demokrat itu mengatakan produk yang dihasilkan oleh warga Garut sudah bagus. Meski demikian dirinya mendorong beberapa produk yang ada perlu lebih ditingkatkan lagi. “Saya masih melihat ada beberapa produk di mana ‘packaging’ atau kemasannya perlu diberi sentuhan yang lebih baik lagi”, tuturnya. Menurut pria yang baru dikukuhkan sebagai Guru Besar Universitas Negeri Makassar itu, produk yang ditawarkan atau dijual, kualitasnya bukan hanya mengandalkan isinya. Pelengkap yang lain seperti kemasan harus juga benar-benar diperhatikan agar lebih menarik dan menjual. “Bila itu dilakukan insha Allah akan lebih menarik”, tuturnya. “Contohnya produk kopi yang ada, bila kemasannya bagus, pasti akan lebih banyak terserap di pasar”, tambahnya.

Untuk menuju ke sana diakui oleh Syarief Hasan memang perlu ada pelatihan dan pendampingan. “Nah kedua hal inilah yang perlu terus ditingkatkan dan mendapat perhatian dari pemerintah”, paparnya. 

Penulis: Luki Herdian

Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleAwas! ‘Alarm Zaman’ Sudah Dibunyikan Mahasiswa, Pemerintah Harus Peka
Next articleSeminar Kemenkumham, Bupati Sergai Ungkap Potensi UMKM