400 Petugas Gabungan Gerebek Lumpur di PHB Budi Mulia Pademangan

Jakarta, PONTAS.ID- Empat ratus petugas gabungan dilibatkan dalam Gerebek Lumpur di saluran penghubung (PHB) Budi Mulia, Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan Jakarta Utara, Minggu (21/11/2021)

Hal itu, sebagai upaya antisipasi genangan yang kerap terjadi di sekitar Jalan Gunung Sahari.

Sekretaris Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit mengucap terima kasih atas keterlibatan petugas gabungan yang bukan hanya berasal dari perangkat pemerintah wilayah namun juga seperti TNI-Polri, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III, Forum Kewaspadaan Dini Masyarkat (FKDM), RT/RW, hingga masyarakat.

Petugas saling berkolaborasi menormalisasi saluran PHB Budi Mulia yang memiliki panjang sekitar 250 meter.

“Kami atas nama Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, berterima kasih atas atensi seluruh petugas dan masyarakat yang berkolaborasi untuk mengantisipasi genangan di musim penghujan ini dengan cara mengeruk lumpur,” kata Khalit, saat ditemui di Jalan GOR Pademangan, Kelurahan Pademangan Barat, Pademangan, Jakarta Utara.

Khalit meyakini gerebek lumpur mampu mengembalikan kedalaman enam puluh sentimeter saluran PHB Budi Mulia dan dapat mengantisipasi genangan yang kerap terjadi di sekitar Jalan Gunung Sahari.

Sekitar empat ribu karung berisi sedimen lumpur diangkut petugas dari saluran PHB tersebut.

“Ini adalah upaya kita mengatasi genangan yang berada di sekitaran Jalan Gunung Sahari karena saluran ini lumayan panjang dan dalam. Saluran ini menjadi potensi sebenarnya untuk kita optimalkan, yang tadinya kedalamannya tiga puluh sentimeter ini kita keruk menjadi enam puluh sentimeter dengan empat ribu karung,” jelasnya.

Camat Pademangan, Didit Mulyadi memastikan gerebek lumpur ini hanya dilakukan dengan cara manual. Artinya, petugas gabungan hanya berbekal peralatan semacam cangkul dan karung.

Antisipasi genangan ini pun dikerjakan secara berkesinambungan pada titik-titik rawan genangan lainnya dengan kegiatan kerja bakti di lingkungan RT/RW setiap akhir pekan.

“Semua titik-titik rawan genangan sudah kita antisipasi tidak hanya dengan gerebek lumpur tapi juga masing-masing RT/RW sudah melaksanakan kerja bakti rutin setiap sabtu atau minggu,” tutupnya.

Penulis: Suwarto
Editor: Yos Casa Nova F

Previous articlePemilu Serentak 2024, MK Sodorkan Enam Opsi Pencoblosan
Next articlePancasila Pondasi Membangun Bangsa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here